Selasa, 17 Februari 2015
Tips bersihkan baju dari noda tinta
Senin, 29 Desember 2014
Video ISIS Tantang TNI
Rabu, 29 Oktober 2014
Menteri Kabinet Kerja Jokowi
Presiden RI : Joko Widodo
Wakil Presiden RI : M Jusuf Kalla
1. Menteri Sekretaris Negara : Praktino
2. Menteri Perencanaan Pembangunan Negara/Kepala Bappenas: Andrinof Chaniago
3. Menko Bidang Kemaritiman : Indroyono Soesilo
4. Menteri Perhubungan : Ignasius Jonan
5. Menteri Kelautan dan Perikanan: Susi Pudjiastuti
6. Menteri Pariwisata : Arief Yahya
7. Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral: Sudirman Said
8. Menko Bidang Polhukam : Tedjo Edy Purdijatno
9. Menteri Dalam Negeri : Tjahjo Kumolo
10. Menteri Luar Negeri : Retno Lestari Priansari Marsudi
11. Menteri Pertahanan : Ryamizard Ryacudu
12. Menteri Hukum dan HAM : Yasonna H Laoly
13. Menteri Komunikasi dan Informatika: Rudiantara
14. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Yuddy Chrisnandi
15. Menko Bidang Perekonomian: Sofjan Djalil
16. Menteri Keuangan : Bambang Brodjonegoro
17. Menteri BUMN : Rini M Soemarno
18. Menteri Koperasi dan UMKM: Anak Agung Gde Ngurah Puspayoga
19. Menteri Perindustrian : M Saleh Husin
20. Menteri Perdagangan : Rachmat Gobel
21. Menteri Pertanian : Amran Sulaiman
22. Menteri Ketenagakerjaan : Hanif Dhakiri
23. Menteri PU dan Perumahan Rakyat: Basuki Hadi Muljono
24. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan: Siti Nurbaya
25. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN: Ferry Mursyidan Baldan
26. Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan: Puan Maharani
27. Menteri Agama : Lukman Hakim Saefuddin
28. Menteri Kesehatan : Nila F Moeloek
29. Menteri Sosial : Khofifah Indar Parawansa
30. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Yohanan Yambise
31. Menteri Kebudayaan dan Pedidikan Dasar dan Menengah: Anies Baswedan
32. Menteri Ristek dan Pendidikan Tinggi : M Nasir
33. Menteri Pemuda dan Olahraga: Imam Nahrawi
34. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi: Marwan Ja'far
Semoga bisa menjadi abdi rakyat.
Jumat, 22 Agustus 2014
Menjaga Kesehatan
Dengan semakin majunya trknologi, membuat segala hal dapat dicapai dengan mudah.
Dulu rang harus bersusah payah jalan kaki berkilo-kilo meter untuk menuju suatu tempat.
Dengan kemampuan berpikir manusia , maka umail diciptkana alat bantu mulai sepeda kayuh, sepeda motor, mobil dan pesawat terbang.
Demikian pula peralatan laiinya, orang tidak perlu bersusah payah untuk berkomunikasi bertatap muka, seolah tidak ada lagi jarak.
Termasuk makananpun sekarang sudah banyak yang siap santap, dengan rasa yang memanjakan.
Dari segalanya itu banyak yang dirasa menguntungkan manusia, dan manusia semakin dimanjakan.
Tidak pernah lagi mau menggerakkan tubuhnya, makanan serba instan. Kalau bisa hanya dengan bertepuk tangan maka segala kebutuhan terpenuhi.
Praktis memang, namun tidak sedikit yang menyadari bahwa segala kemewahan serta kemudahan untuk memanjakan diri tersebut banyak efek negatifnya?
Penyakit sekarang semakin bayak.
Orang mudah terkena diabet, karena tidak lagi mau menggerakkan tubuhnya yang akan membantu membakar kelebihan zat gula dalam darah.
Semakin banyak penyakit kanker, karena zat-zat pengawet.
Ginjal juga disebabkan semakin maraknya minuman berasa dan berwarna.
Jadi sekarang kesehatan menjadi hal yang sangat mahal.
Namun benarkah demikian ?
Menurut saya tidaklah mutlak.
Orang tua saya saat ini masih hidup dalam alam pedesaan.
Umur sudah lebih dari 75 tahun, walau sudah terkena dampak perkembangan jaman, namun masih bisa menjalani hidup seperti orang pada jaman dulu.
Makan dari hasil kebun.
Mau keluar rumah ya jalan kaki atau naik sepeda gunung.
Jadi sebenarnya kesehatan itu murah.
Kita sendiri yang bisa menjaga kesehatan kita.
Pola makan, minum, istirahat cukup kurangi makanan cepat saji, makanan berpengawet, banyak olah raga, positisf thingking dan pola hidup sehat laiinya, minimal akan sedikit membuat badan kita lebih sehat.
Memang sakit dan sehat manusia bukanlah kita yang mengaturnya, namun setidaknya kita bisa menjaga dan berusaha yang terbaik untuk diri kita sendiri.
Jadi kalau tidak kita siapa lagi ?
Ayo kita bisa.
Rabu, 13 Agustus 2014
Sekilas Tentang ISIS
Negara Islam Irak dan Syam (ISIS /ˈaɪsɪs/) (Bahasa Arab:الدولة الاسلامية في العراق والشام al-Dawlah al-Islāmīyah fī al-ʻIrāq wa-al-Shām) juga dikenal sebagai Negara Islam[2][3][4] (bahasa Inggris: Islamic State (IS) bahasa Arab: الدولة الإسلامية ad-Dawlah al-ʾIslāmiyyah), dan Negara Islam Irak dan Levant (bahasa Inggris: Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL)) adalah sebuah negara dan kelompok militan jihad yang tidak diakui di Irak dan Suriah. Kelompok ini dalam bentuk aslinya terdiri dari dan didukung oleh berbagai kelompok pemberontak Sunni, termasuk organisasi-organisasi pendahulunya seperti Dewan Syura Mujahidin[5] dan Al-Qaeda di Irak (AQI)[6], termasuk kelompok pemberontak Jaysh al-Fatiheen, Jund al-Sahaba, Katbiyan Ansar Al-Tawhid wal Sunnah dan Jeish al-Taiifa al-Mansoura, dan sejumlah suku Irak yang mengaku Sunni. ISIS dikenal karena memiliki interpretasi atau tafsir yang keras pada Islam dan kekerasan brutal[7][8] seperti bom bunuh diri,[9] dan menjarah bank.[10] Target serangan ISIS diarahkan terutama terhadap Muslim Syiah[11] dan Kristen[12]. Pemberontak di Irak dan Suriah ini telah menewaskan ribuan orang. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyebutkan lebih dari 2.400 warga Irak yang mayoritas warga sipil tewas sepanjang Juni 2014. Jumlah korban tewas ini merupakan yang terburuk dari aksi kekerasan di Irak dalam beberapa tahun terakhir.[13] Aksi Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) ini telah menyebabkan tak kurang dari 30.000 warga kota kecil di timur Suriah harus mengungsi.[14] Tokoh Sentral di Balik Militan ISIS adalah Abu Bakar al-Baghdadi.[15] Di bawah kepemimpinannya, ISIS menyatakan diri untuk bergabung dengan Front Al Nusra, kelompok yang menyatakan diri sebagai satu-satunya afiliasi Al-Qaidah di Suriah. ISIS memiliki hubungan dekat dengan Al-Qaeda hingga tahun 2014. Namun karena misi berbelok dari misi perjuangan nasional dengan menciptakan perang sektarian di Irak dan Suriah dan penggunaan aksi-aksi kekerasan, Al-Qaidah lalu tidak mengakui kelompok ini sebagai bagian darinya lagi.[16] Abu Bakar al-Baghdadi bahkan bersumpah untuk memimpin penaklukan Roma.[17] Pemimpin militan ISIS Abu Bakar al-Baghdadi ini juga menyerukan umat Islam untuk tunduk kepadanya.[18] Sumner : http://id.m.wikipedia.org/wiki/Negara_Islam_Irak_dan_Syam
Obat Herbal semakin diminati
Dengan semakin berkembangnya teknologi semakin banyak bertebaran bermacam inovasi yang semakin canggih, bahkan kadang diluar nalar manusia, demikian juga dengan dunia obat (medis).
Sekarang semakin banyak obat dengan berbagai merk dan kemampuan menyembuhkan dengan berbagai campuran yang dibuat dengan banyak bahan kimia.
Namun semakin canggih obat yang dihasilkan ternyata beberapa obat yang dikonsumsi berlebihan atau dalam dosis tinggi dan waktu yang lama bisa menimbulkan efek samping yang cukup menakutkan.
Dengan fenomena seperti itu sekarang beberapa orang berinisiatif untuk mencoba kembali ke alam, dengan menciptakan berbagai obat dengan ramuan herbal yang diklaim dapat menyembuhkan berbagai penyakit, seperti sembelit (susah buang air besar), obat kecantikan, obat awet muda, sakit kepala, darah tinggi, kolestrol, jantung, kangker dan juga obat kuat dalam hal urusan sex, obat anti ejakulasi dini, obat rapet alat kewanitaan dan sebagainya, yang diklaim memmpunyai efek samping lebih sedikit bahkan ada yang berani klaim tidak ada efek samping.
Namun kadang juga dipertanyakan, saat proses obat herbal itupun memakai alat modern, kemasan modern jadi benarkah murni herbal ? benarkah murni tanpa efek samping ?.
Kesehatan memang mahal, namun yang terbaik adalah menjaga daripada mengobatinya.
Pola hidup sehat tentu akan lebih membuat kita lebih mudah menjaga kesehatan.
Senin, 04 Agustus 2014
Photo yang menyebabkan pikiran jorok
APA yang anda pikirkan ketika nelihat photo photo dibawah? Pasti terlintas pikiran jorok.
Tapi tolong cermati lagi dan jangan berpikiran negatif.
Ada pelajaran penting untuk kehidupan kits. Suatu hal harus dipelajari Dan dimengerti agar tidak menjadikan salah arti Dan salah pengertian. Selamat mempelajari












