Jumat, 30 Mei 2014

Obat Batuk yang ditarik akhir Juni

Jakarta Badan Pengawasan Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM)
berencana menarik 130 merek obat yang mengandung desktrometorfan
tunggal per akhir Juni 2014. Sebab, obat yang seharusnya bermanfaat
untuk menekan batuk, justru dimanfaatkan untuk menggeser posisi putaw
dan shabu di kalangan remaja.

Menurut Direktur Utama Pengawasan Napza Badan POM, Dra. Sri Utami
Ekaningtyas, Apt, MM, penarikan ini seharusnya sudah dilakukan sejak
tahun lalu. Hanya saja, hal itu terhambat karena obat-obat itu sudah
terlanjur dijual bebas di pasaran.

"Tapi, bila setelah 30 Juni 2014 masih ada yang memproduksi atau
bahkan menjual obat-obat ini, akan diberi sanksi sesuai dengan UU
Kesehatan," kata Sri Utami.

Di Swedia, kata Sri menambahkan, pada 2006 obat berjenis desktro telah
dikategorikan sebagai narkotika. Sedangkan di negara tetanga,
Singapura, obat jenis bisa didapatkan asalkan sesuai dengan resep
dokter.

Penggunaan putaw, shabu, dan ganja pada usia muda mengalami
pergeseran. Saat ini, justru penyalahgunaan zat berbahan
dekstrometorfan tunggal pada masyarakat usia muda mengalami
peningkatan, dan mencapai kondisi yang mengkhawatirkan serta cukup
memprihatinkan.

Fenomena penyalahgunaan dekstro tablet ini tengah menjadi tren pada
anak-anak 5 tahun terakhir ini. Sebenarnya, obat ini memiliki efek
pusing dan sering digunakan sebagai obat batuk. Saking kreatifnya,
obat ini justru digunakan untuk hal yang tidak-tidak," kata dia
menjelaskan.

Dalam dokumen yang yang didapatkan dari Direktur Pengawasan Nafza BPOM
RI, Robby Nuzly, disebutkan 130 daftar o
bat yang mengandung desktrometorfan tunggal yang akan ditarik dari pasaran;

Afidex, Kemasan: Botol Plastik 1000 Tablet, Pendaftar: Afifarma Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol 60 ML, Pendaftar: Afifarma Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol Plastik 1000 Tablet Salut Selaput,
Pendaftar: Armoxindo Farma Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Dus 10 BLS @ 10 Tablet Salut Selaput,
Pendaftar Armoxindo Farma Indonesia

Romilar, Kemasan: Dus 25 Catch Cover @ 1 Strip @ 6 Tablet Salut Gula,
Pendaftar: Bayer Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Dus Botol Plastik 100 ML, Pendaftar:
Berlico Mulia Farma Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol Plastik 60 ML, Pendaftar: Berlico
Mulia Farma, Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: POT Plastik 1000 Tablet, Pendaftar: Berlico
Mulia Farma, Indonesia

Dextromethorphan, Bentuk Kemasan: Dus 10 Strip @ 10 Tablet, Pendaftar:
Berlico Mulia Farma Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol 1000 Tablet Salut Selaput, Pendaftar:
Bernofarm Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol 100 ML, Pendaftar: Bernofarm Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol Plastik 60 ML, Pendatar: Bernofarm-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Dus, 10 Strip @ 10 Tablet Salut Selaput,
Pendaftar: Bernofarm-Indonesia

Komix DT, Kemasan: Dus, 10 Sachet @ 7 ML, Pendaftar: Bintang Toedjoe,
Jakarta – Indonesia

Komix DT, Kemasan: Dus, 30 Sachet @ 7 ML, Pendaftar: Bintang Toedjoe,
Jakarta – Indonesia

Komix DT, Kemasan: Hanger, 15 Sachet @ 7 ML, Pendaftar: Bintang
Toedjoe, Jakarta – Indonesia

Komix DT, Kemasan: Dus, 3 Tube Botol @ 7 ML, Pendaftar: Bintang
Toedjoe, Jakarta – Indonesia

Komix DT, Kemasan: Dus, 6 Tube Botol @ 7 ML, Pendaftar: Bintang
Toedjoe, Jakarta – Indonesia

Bisolvon Antitusif, Kemasan: Dus, Botol 125 ML, Pendaftar: Boehringer
Ingelheim-Indonesia

Bisolvon Antitusif, Dus, Botol 60 ML, Pendaftar: Boehringer Ingelheim-Indonesia

Dextrobat, Kemasan: Dus, Botol 60 ML, Pendaftar: Candra Nusantara Jaya-Indonesia

Dextrobat, Kemasan: Dus, Botol 100 ML, Pendaftar: Candra Nusantara
Jaya-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol 60 ML, Pendaftar: Cendo, Jakarta-Indonesia

Citosiv, Kemasan: Botol 100 ML, Pendaftar: Ciubros Farma-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol 60 ML, Pendaftar: Ciubros Farma-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Dus, 10 Strip @ 10 Tablet Salut Selaput,
Pendaftar: Ciubros Farma-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol 1000 Tablet Salut, Pendaftar: Ciubros
Farma –Indonesia

Starex, Kemasan: Botol 200 Tablet, Pendaftar: Combiphar-Indonesia

Starex, Kemasan: Dus, 10 Strip @ 10 Tablet Salut Selaput, Pendaftar:
Combiphar-Indonesia

Starex, Kemasan: Botol 60 ML, Pendaftar: Combiphar-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol 1000 Tablet Salut Selaput, Pendaftar:
Combiphar-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Dus, 10 Strip @ 10 Tablet Salut Selaput,
Pendaftar: Combiphar-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol Plastik 60 ML, Pendaftar: Combiphar Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol Plastik 1000 Tablet Salut Selaput,
Pendaftar: Coronet Crown-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol Plastik 60 ML, Pendaftar: Coronet
Crown-Indonesia

Calmerphan-L, Kemasan: Dus, Botol 90 ML, Pendaftar: Darya Varia
Laboratoria-Indonesia

Vicks Formula 44 DT, Kemasan: Dus, Botol Plastik 27 ML, Pendaftar:
Darya Varia Laboratoria-Indonesia

Vicks Formula 44 DT, Kemasan: Dus, Botol Plastik 30 ML, Pendaftar:
Darya Varia Laboratoria-Indonesia

Vicks Formula 44 DT, Kemasan: Dus, Botol Plastik 120 ML, Pendaftar:
Pendaftar: Darya Varia Laboratoria-Indonesia

Vicks Formula 44 DT, Kemasan: Dus, Botol Plastik 54 ML, Pendaftar:
Darya Varia Laboratoria-Indonesia

Vicks Formula 44 DT, Kemasan: Dus, Botol Plastik 60 ML, Pendaftar:
Darya Varia Laboratoria-Indonesia

Vicks Formula 44 DT, Kemasan: Dus, 12 Sachet @ 6,7 ML, Pendaftar:
Darya Varia Laboratoria-Indonesia

Vicks Formula 44 DT, Kemasan: Dus, 5 Sachet @ 6,7 ML, Pendaftar: Darya
Varia Laboratoria-Indonesia

Vicks Formula 44 DT, Kemasan: Dus, Botol Plastik 100 ML, Pendaftar:
Darya Varia Laboratoria-Indonesia

Dextrodef, Kemasan: Botol 60 ML, Pendaftar: Dasa Esa Farma-Indonesia

Detusif, Kemasan: Dus, Botol @ 100 ML, Pendaftar: Dexa Medica-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol 60 ML, Pendaftar: Dexa Medica-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Dus, 10 Strip @ 10 Tablet, Pendaftar: Dexa
Medica-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Dus, 10 Blister @ 10 Tablet Salut Selaput,
Pendaftar: Dexa Medica-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol 60 ML, Pendaftar: Erela-Indonesia

Erla Code, Kemasan: Botol 100 ML, Pendaftar: Erela-Indonesia

Erla Code, Kemasan: Botol 60 ML, Pendaftar: Erela-Indonesia

Erpha Methor, Kemasan: Dus, 10 Catch Cover @ 10 Tablet, Pendaftar:
Erlimpex-Indonesia

Erpha Methor, Kemasan: Dus, Botol 500 Tablet, Pendaftar: Erlimpex-Indonesia

Dextromethoprhan, Kemasan: Botol Plastik 60 ML, Pendaftar: Errita
Pharma-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol Plastik 1000 Tablet, Pendaftar:
Errita Pharma-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol Gelas 60 ML, Pendaftar: First
Medifarma-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol Plastik 1.000 Tablet Salut Selaput,
Pendaftar: First Medifarma-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Dus, 10 Strip @ 10 Tablet Salut Selaput,
Pendaftar: First Medifarma-Indonesia

Milaro, Kemasan: Dus, 10 Strip @ 10 Tablet Salut Selaput, Pendaftar:
Firsti Medifarma Indonesia

Milaro, Kemasan: Botol Plastik 1000 Tablet Salut Selaput, Pendaftar:
First Medifarma Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: 60 ML, Pendaftar: Gratis Husada Pharma-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Dus, 10 Strip @ 10 Tablet Salut Selaput,
Pendaftar: Gratis Husada Pharma-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol Plastik 1000 Tablet Salut Selaput,
Pendaftar: Gratia Husada Pharma-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol 60 ML, Pendaftar: Harsen-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Dus, Botol Cokelat 60 ML, Pendaftar:
Hexparm Jaya-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol 100 ML, Pendaftar: Holi Pharma-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol 100 ML, Pendaftar: Imfarmind Farmasi
Industri-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol 60 ML, Pendaftar: Indofarma-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol 1000 Tablet Salut Selaput, Pendaftar:
Indofarma-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Dus, 10 Blister @ 10 Tablet Salut Selaput,
Pendaftar: Indofarma-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol 100 ML, Pendaftar: Infar Arispharma-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol 60 ML, Pendaftar: Infar Arispharma-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Dus, 10 Strip @ 10 Tablet, Pendaftar:
Intijaya Meta Ratna Farma-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol Plastik 1000 Tablet Salut Selaput,
Pendaftar: Intijaya Meta Ratna Farma-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Dus, 10 Blister @ 10 Tablet Salut Selaput,
Pendaftar: Intijaya Meta Ratna Farma-Indonesia

Metadex, Kemasan: Botol 100 ML, Pendaftar: Intijaya Meta Ratna Farma-Indonesia

Metadex, Kemasan: Botol Plastik 1000 Tablet, Pendaftar: Intijaya Meta
Ratna Farma-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol Plastik 1000 Tablet Salut Selaput,
Pendaftar: Itrasal-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Kaleng 1000 Tablet Salut Gula, Pendaftar:
Kimia Farma, Bandung-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol Palstik 1000 Tablet, Pendaftar: Kimia
Farma, Bandung-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Dus, 10 Strip @ 10 Tablet, Pendaftar: Kimia
Farma, Bandung-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol @ 60 ML, Pendaftar: Kimia Farma,
Bandung-Indonesia

Siladex Antitussive, Kemasan: Dus, Botol Plastik 30 ML, Pendaftar:
Konimex Indonesia

Siladex Antitussive, Kemasan: Dus, Botol Plastik 60 ML, Pendaftar:
Konimex Indonesia

Camidex, Kemasan: Dus, Botol 100 ML, Pendaftar: Lucas Djaya Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol 60 ML, Pendaftar: Lucas Djaya, Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol Plastik 1000 Tablet, Pendaftar: Marin
Liza Farmasi-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Dus, 10 Strip @ 10 Tablet, Pendaftar: Marin
Liza Farmasi-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Kaleng A 1000 Tablet Salut Selaput,
Pendaftar Meprofarm-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Dus, 10 Strop @ 10 Tablet Salut Selaput,
Pendaftar: Mersifarma Tirmaku Mercusana-Indonesia

Xepafan, Kemasan: Botol 100, Pendaftar: Metiska Farma-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Dus, 1 Botol 60 ML, Pendaftar: Molex Ayus-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol 60 ML, Pendaftar: Mutifa Industri
Farmasi-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol Plastik 60 ML, Pendaftar: Novapharin-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol 1000 Tablet Salut Selaput, Pendaftar:
Novapharin-Indonesia

Dextronova, Kemasan: Botol Plastik 1000 Tablet, Pendaftar: Novapharin-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol Plastik 60 ML, Pendaftar: Nufarindo-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol Plastik 60 ML, Pendaftar: Pabrik
P.I.M Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol 60 ML, Pendaftar: Phapros-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Dus, 10 Strip @ 10 Tablet Salut Selaput,
Pendaftar: Phapros-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol 1000 Tablet Salut Selaput, Pendaftar:
Phapros-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol 60 ML, Pendaftar: Phyto Kemo Agung
Farma-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol @ 60 ML, Pendaftar: Rama Emerald
Multi Sukses-Indonesia

Dextromteorfan HBR, Kemasan: Dus, 10 Strip @ 10 Tablet, Pendaftar:
Saka Farma-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol Plastik 1000 Tablet, Pendaftar:
Sampharindo Perdana-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol Plastik 60 ML, Pendaftar: Sampharindo
Perdana-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol Coklat 60 ML, Pendaftar: Sanbe Farma-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol Coklat 100 ML, Pendaftar Sanbe Farma-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol 60 ML, Pendaftar: Sandai Farma-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol 100 ML, Pendaftar: Sandai Farma-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol 60 ML, Pendaftar: Sandoz Indonesia-Indonesia

Seletorfan, Kemasan: Dus, Botol Plastik 100 Tablet, Pendaftar:
Sejahtera Lestari Farma

Seletorfan, Kemasan: Botol 1000 Tablet, PEndaftar: Sejahtera Lestari Farma

Dextromethorphan, Kemasan: Botol 60 ML, Pendaftar: Tempo Scan Pacifik
Tbk-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol Plastik 1000 Tablet, Pendaftar:
Triman-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Dus, 10 Strip @ 10 Tablet, Pendaftar:
Triman-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol Plastik 60 ML, Pendaftar: Tropica Mas-Indonesia

Tropibat, Kemasan: Botol 60 ML, Pendaftar: Tropica Mas-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Dus, Botol 60 ML, Pendaftar: Yanthi Utama Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Dus, Botol Plastik @ 60 ML, Pendaftar:
Yarindo Farmatama-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Dus, 10 Strip @ 10 Tablet Salut Selaput,
Pendaftar: yarindo Farmatama-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol Plastik 1000

Tablet Salut Selaput, Pendaftar: yarindo Farmatama-Indonesia

Yekadex, Kemasan: Botol Plastik 1000 Tablet, Pendaftar: Yekatria Farma-Indonesia

Yekadex, Kemasan: Dus, 20 Catch Cover @ 4 Tablet, Pendaftar: Yekatria
Farma-Indonesia

Dexitab, Kemasan: Botol Kaca 400 Tablet, Pendaftar: Zenit
Parmaceutical – Indonesia

Dexitab, Kemasan: Dus, 10 Strip @ 10 Tablet, Pendaftar: Zenith
Parmaceutical – Indonesia

Zenidex, Kemasan: Botol 15 ML, Pendaftar: Zenith Parmaceutical-Indonesia

Zenidex, Kemasan: Botol 100 ML, Pendaftar: Zenith Parmaceutical-Indonesia

Zenidex, Kemasan: Botol 60 ML, Zenith Parmaceutical-Indonesia

Jumat, 16 Mei 2014

Pilh Iklan Berbayar Terbaik

Sebagai blogger tentunya kita berharap mendapat penghasilan dari blog kita, dengan memasang iklan-iklan seperti dibawah anda akan mendapatkan iklan terbaik, dengan pembayaran besar, gampang dan sangat kompetitif. sebagai blogger tentunya mengharapkan penghasilan melalui iklan yang dipasang di blognya. iklan dengan pembayaran sistem Pay Per Click dan lain-lain, pembayaran mulai dari 10 ribu, langsung transfer tanpa harus minta pembayaran.

DMau tau iklan dengan pembayaran terbaik? Klik iklan dibawah dan abda akan tau hasilnya. Blogger tentu brrharap mendapat penghasilan dari iklan di blognya. Saya sudah membuktikan walau sekedar sebagsi pengganti ongkos internetnya


>

Iklan Berbayar Terbaik

DMau tau iklan dengan pembayaran terbaik? Klik iklan dibawah dan abda akan tau hasilnya. Blogger tentu brrharap mendapat penghasilan dari iklan di blognya. Saya sudah membuktikan walau sekedar sebagsi pengganti ongkos internetnya


>

Negara yang Bebas Visa Amerika

AS. Visa Waiver Program



Pemerintah Amerika Serikat memiliki Visa Waiver Program (VWP) yang

memungkinkan warga 36 negara peserta untuk secara sah masuk ke Amerika

Serikat untuk pariwisata atau bisnis (pengunjung visa tujuan hanya)

untuk 90 hari atau kurang, tanpa Visa. Sebagian besar negara dalam

Program Visa Waiver adalah negara-negara dengan ekonomi berpenghasilan

tinggi dan dengan ukuran yang sangat tinggi harapan hidup, keaksaraan,

pendidikan dan standar hidup dan dianggap sebagai negara maju atau

negara yang memiliki tingkat tinggi pembangunan.



Saat ini ada 36 negara yang berpartisipasi dalam Program Visa Waiver.

Warga negara-negara yang memenuhi syarat untuk masuk bebas visa ke

Amerika Serikat.



36 negara yang berpartisipasi di AS. Visa Waiver Program :





Andorra



Prancis



Liechtenstein



San Marino



Australia



Jerman



Lithuania



Singapura



Austria



Yunani



Luksemburg



Slowakia



Belgia



Hongaria



Malta



Slovenia



Brunei



Islandia



Monako



Korea Selatan



Republik Ceko



Irlandia



Belanda



Spanyol



Denmark



Italia



Selandia Baru



Swedia



Estonia



Jepang



Norwegia



Swiss



Finlandia



Latvia



Portugal



Britania Raya



Warga negara asing wisatawan yang memenuhi syarat untuk AS. Visa

Waiver Program mungkin berlaku untuk AS. menunjukkan, jika mereka

memilih untuk melakukannya.



Untuk bepergian tanpa visa, warga 36 negara yang berpartisipasi dalam

Program Visa Waiver harus memenuhi persyaratan. Asing wisatawan

menggunakan Program Visa Waiver (VWP) yang diperlukan memiliki

otorisasi yang sah melalui Sistem Elektronik untuk Otorisasi

Perjalanan (INI) sebelum untuk bepergian. Hal ini diamanatkan oleh

Rekomendasi Pelaksana dari 9/11 Komisi Undang-Undang 2007. Para Esta

adalah sistem otomatis yang menentukan kelayakan pengunjung asing

untuk bepergian ke Amerika Serikat di bawah Program Visa Waiver.

Aplikasi Esta mengumpulkan informasi yang sama dikumpulkan pada

Formulir I-94W, Visa Non Immigrant pengabaian Kedatangan /

Keberangkatan Formulir.



Semua wisatawan asing yang memenuhi syarat yang ingin melakukan

perjalanan untuk 90 hari atau kurang untuk Amerika Serikat di bawah

Program Visa Waiver harus mengajukan permohonan untuk Otorisasi

Perjalanan ke Amerika Serikat dan kemudian membayar biaya online di

US. Pemerintah Resmi Sistem Elektronik untuk Situs Web Perjalanan

Otorisasi, https://esta.cbp.dhs.gov / esta.

Seperti semua warga negara asing bepergian ke Amerika Serikat,

pengunjung menggunakan Program Visa Waiver juga diputar di Pelabuhan

Masuknya AS. Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan, Departemen

Keamanan Dalam Negeri perwira. Lihat "Apa yang Terjadi di Kedatangan"

dan "Alasan tidak dapat diterimanya (Pendaftaran Ditolak) ke Amerika

Serikat"). Wisatawan asing harus menunjukkan paspor yang masih berlaku

dan dokumentasi yang tepat, perjalanan otorisasi melalui Esta atau

Formulir I-94W menyelesaikan (lihat contoh formulir I-94W).



Penting untuk dicatat bahwa Program Visa Waiver adalah untuk warga

negara asing yang datang ke Amerika Serikat sebagai pengunjung

nonimigran hanya untuk pariwisata atau bisnis (Pengunjung (B)

menunjukkan). The AS. Departemen Luar Negeri telah diposting

pemberitahuan penting tentang hal ini:



Perwakilan media asing berencana untuk terlibat dalam panggilan di

Amerika Serikat tidak memenuhi syarat untuk VWP perjalanan, sebagai

tujuan tinggal mereka tidak memenuhi syarat sebagai "bisnis". Para

profesional harus mendapatkan media nonimigran (Dalam) menunjukkan.

Perhatikan juga bahwa pelancong berencana untuk bekerja atau belajar

tidak dapat melakukan perjalanan di VWP, dan mereka harus mendapatkan

visa yang sesuai untuk melakukan perjalanan ke Amerika Serikat .



Warga negara asing yang datang ke Amerika Serikat melalui Program Visa

Waiver tidak dapat mengajukan permohonan perpanjangan visa. Pelepasan

Visa Program pengunjung tidak bisa memperpanjang masa tinggalnya di

Amerika Serikat melampaui 90 hari dan harus meninggalkan negara ini.

Iklan Berbayar Terbaik

<iframe frameborder="0" src=http://sebar.idblognetwork.com/psg_ppb.php?blogid=114" width="300px" heihgt=600px" marginwidth=0 marginheight=0 > </iframe> <br/>

 anda akan emdapatkan iklan terbaik, dengan pembayaran besar, gampang dan sangat kompetitif. sebagai blogger tentunya mengharapkan penghasilan melalui iklan yang dipasang di blognya. iklan dengan pembayaran sistem Pay Per Click dan lain-lain, pembayaran mulai dari 10 ribu, langsung transfer tanpa harus minta pembayaran.

<br/>

<iframe frameborder="0" src=http://sebar.idblognetwork.com/psg_ppb.php?blogid=114" width="300px" heihgt=600px" marginwidth=0 marginheight=0 > </iframe> <br/>

Selasa, 13 Mei 2014

Melatih Otot Kewanitaan

  Bagikan
Melatih otot tangan dan paha tentu sudah menjadi hal yang biasa. Namun, melatih otot kewanitaan agar tetap kencang mungkin masih terdengar asing. Dalam kehidupan rumah tangga sangat penting bagi wanita untuk menjaga kekencangan otot kewanitaannya agar hubungan intim dengan pasangan dapat berlangsung harmonis. Selain untuk memuaskan pasangan, menjaga kekencangan otot kewanitaan juga bermanfaat untuk meningkatkan sirkulasi darah, meningkatkan orgasme, dan menambah respon seksual. Otot kewanitaan pada dasarnya memang elastis. Namun keelastisan ini akan mengendur seiring dengan usia dan juga faktor lain, salah satunya setelah melahirkan. Oleh sebab itu untuk menjaga keelastisan tersebut, otot kewanitaan perlu dilatih. Bagi Anda yang saat ini sedang mencari cara mengencangkan otot kewanitaan, berikut ini beberapa aktivitas atau gerakan yang dapat Anda lakukan: Hip Abduction Pertama – tama siapkan posisi sempurna. Kemudian buka kaki selebar bahu. Letakkan tangan Anda di pinggang supaya tubuh tetap dalam keadaan seimbang. Angkat 1 kaki ke samping sampai lurus dan terbuka lebar. Tahan posisi ini selama 4 hitungan. Setelah itu kembali ke posisi semula. Lakukan pada kaki lain secara bergantian dengan pengulangan gerakan masing-masing lima kali. Fokus utama dari gerakan ini adalah otot paha dalam, pantat, dan otot kewanitaan. Stability Ball Reserve Curl Posisikan tubuh tidur terlentang dengan kaki terbuka selebar bahu. Letakkan bola dengan posisi dijepit di antara kedua kaki. Angkat kedua kaki dengan posisi ditekuk ke perut. Luruskan kedua kaki dan tahan bola selama beberapa hitungan dengan posisi kaki melayang. Kickback Leg Curl Posisikan tubuh dalam keadaan merangkak dan pandangan lurus ke depan. Tarik salah satu kaki ke atas kemudian tekuk kembali. Biarkan kaki Anda melayang. Tahan posisi ini selama beberapa hitungan sehingga otot kewanitaan, pantat, dan paha bagian dalam terasa tertarik. Lakukan secara bergantian pada kaki yang berbeda. Hip Abduction Ambil posisi tubuh miring dengan salah satu lengan ditekuk sampai siku menjadi tumpuan. Angkatlah badan dengan bantuan lengan lain. Biarkan tubuh Anda melayang kemudian angkat kaki Anda. Gerakan hip abduction ini sangat bermanfaat untuk mengencangkan otot kewanitaan, paha dalam, dan perut samping. Latihan Kegel Latihan kegel atau senam kegel tentu telah menjadi aktivitas yang populer untuk mengencangkan otot kewanitaan. Untuk melakukan latihan ini, Anda harus mengetahui pergerakan otot kewanitaan Anda. Caranya pada saat buang air kecil, Anda menahan air seni sesaat agar berhenti. Jika Anda merasakan gerakan otot maka itulah gerakan otot kewanitaan Anda.Pada saat buang kecil, Anda dapat menahan aliran selama beberapa detik untuk latihan pertama. Untuk latihan selanjutnya, Anda dapat melakukan tiga kali penahanan air seni selama buang air kecil. Selain itu, latihan ini juga dapat dilakukan saat tidak sedang buang air kecil. Usakahan untuk melakukannya dalam posisi paha membuka atau jongkok. Hal ini akan membuat otot kewanitaan terbuka dan mengerut lebih kuat. Posisi tubuh yang demikian juga akan membuat otot panggung tertarik. **** Cara mengencangkan otot kewanitaan di atas tentu sangat mudah dan sederhana bukan? Anda dapat mempraktekkan gerakan – gerakan tersebut di dalam kamar maupun di ruang keluarga. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, aktivitas ini tidak hanya cukup dilakukan satu atau dua kali saja tetapi perlu dilakukan secara rutin setiap hari. Jika dilakukan setiap hari otot akan terlatih dan lama – lama akan mengencang dengan sendirinya

Jumat, 02 Mei 2014

Mengapa Anak Terus Panas-batuk-pilek?

Artikel pendek ini menjelaskan bagaimana Anda bisa mengatasi
panas-batuk-pilek anak Anda berkepanjangan, dengan menghilangkan
kepercayaan terhadap antibiotika yang lebih banyak menimbulkan masalah
daripada manfaat dalam mengobati FLU.

Mengapa anak terus panas-batuk-pilek?

Seorang bayi seharusnya jarang sakit, karena masih ditopang imunitas
tinggi sewaktu dikandung atau menyusu ibunya. Penyakit sehari-hari seperti
flu (yang ditandai panas-batuk-pilek), penyakit virus lain, atau bahkan
infeksi kuman dapat ditolaknya. Sejak lama fakta ini telah disadari. Coba
saja, bila bayi Anda tinggal serumah dengan seorang penderita campak, maka
biasanya ia tidak akan gampang tertular.

Namun nyatanya, banyak anak dan bayi menjadi pelanggan dokter setiap 2 - 3
minggu karena penyakit yang sama: bolak-balik demam, batuk, dan pilek.
Tentu banyak orang tua bosan. Mereka menggugat, "Mengapa ini harus
terjadi, sedangkan semua kebutuhan anak saya telah dicukupi?"

Pencetus penyakit pada anak memang sulit ditentukan, karena dapat
bermacam-macam, misalnya lingkungan kurang sehat, polusi tinggi, dan ada
perokok di rumah. Penggunaan penyejuk udara (AC) di malam hari bisa
menimbulkan alergi suhu dingin, sehingga hidung anak mampet, sehingga ia
bernafas lewat mulut. Kipas angin dipasang di kamar tidur yang lalu meniup
debu ke segala penjuru kamar. Belum lagi penularan virus di sekolah dan
tempat ramai seperti mal. Juga perawat yang sedang batuk - pilek. Tak
langka pula kejadian sakit gara-gara anak mengonsumsi makanan ringan tidak
sehat yang membuat tenggorokan menggelitik.

Batuk - pilek beserta demam yang terjadi sekali-kali dalam 6 - 12 bulan
sebenarnya masih dinilai wajar. Tetapi observasi menunjukkan bahwa
kunjungan ke dokter bisa terjadi setiap 2 - 3 minggu selama
bertahun-tahun. Bila ini yang terjadi, maka ada dua kemungkinan
kesalahkaprahan dalam penanganannya.
Pertama, pengobatan yang diberikan selalu mengandung antibiotik. Padahal
95% serangan batuk-pilek dengan atau tanpa demam disebabkan oleh virus,
dan antibiotik tidak dapat membunuh virus. Selain mubazir, pemberian
antibiotik kadang-kadang justru menimbulkan efek sampingan berbahaya.
Kalau dikatakan akan mempercepat penyembuhan pun tidak, karena penyakit
virus memang bakal sembuh dalam beberapa hari, dengan atau tanpa
antibiotik. Hal ini telah dibuktikan dengan studi terkontrol
(membandingkan dengan plasebo, alias obat bohong) berulang kali sejak
ditemukannya antibiotik di tahun 1950 - 1960-an. Hasilnya selalu sama
sehingga tidak perlu diragukan lagi kebenarannya.

Di lain pihak, antibiotik malah membunuh kuman baik dalam tubuh, yang
berfungsi menjaga keseimbangan dan menghindarkan kuman jahat menyerang
tubuh. Ia juga mengurangi imunitas si anak, sehingga daya tahannya
menurun. Akibatnya anak jatuh sakit setiap 2 - 3 minggu dan perlu berobat
lagi. Orang tuanya lalu langsung membeli antibiotik di apotik atau pasar
hanya karena setiap kali ke dokter mereka diberi obat tersebut.

Lingkaran setan ini: sakit >> antibiotik >> imunitas menurun >> sakit lagi
>>, akan membuat si anak diganggu panas-batuk-pilek sepanjang tahun,
selama bertahun-tahun. Komplikasi juga sering akan terjadi, yang akhirnya
membawa anak itu ke kamar perawatan di rumah sakit.

Pengalaman menunjukkan, bila antibiotik dicoret dari resep (sementara obat
batuk-pilek yang adekuat diberikan), setelah 1 - 3 bulan si anak tidak
akan gampang terserang penyakit flu lagi. Pertumbuhan badannya pun menjadi
lebih baik.

Salah kaprah kedua ialah gejala batuk - pilek yang tidak diobati secara
benar; artinya, siasat pengobatan perlu diubah. Ini lantaran obat jadi
yang dijual di apotek tidak selalu dapat mengatasi masalah setiap
penderita. Bahkan sering terjadi, batuk - pilek malah menjadi lebih parah
dan berkepanjangan.

Suatu perubahan dalam resep, yang mendasar dan individual, perlu dilakukan
untuk memutus lingkaran setan panas-batuk-pilek ini. Yang utama ialah
menghentikan antibiotik, tidak memberikan kortikosteroid secara
terus-menerus, menghentikan pemberian obat penekan batuk dan menggantinya
dengan bronkodilator, serta memberikan campuran obat pilek yang baru.
Efedrin dosis kecil - dicampur dengan antihistamin yang efektif -
merupakan obat pilek terbaik. Pseudo-efedrin, fenilpropanolamin, atau
etilefrin yang lebih sering dijumpai dalam obat-jadi, tidak lebih baik
dari efedrin, walaupun lebih mahal. Semua obat lain yang ternyata tidak
terbukti efektif perlu dihentikan.

Terakhir, yang tidak kalah penting, carilah faktor pencetus yang
dicantumkan di awal tulisan ini.
Bila ditemukan, hindarilah. Selamat
mencoba. Semoga anak Anda tidak perlu lagi begitu sering berobat karena
flu!