Senin, 29 Desember 2014

Video ISIS Tantang TNI

Akhir akhir ini Indonesia dihebohkan denfan berita pengiriman simpatisan ISIS ke Suriah, sudah 10 orang diberangkatkan,1diantaranya meninggal. 6 orang berhasil digagalkan dengan dugaan menggunakan passpor palsu. Tak lama pula beredar video Isis menantang kepolisian kepolisian. Benarkah kebenaran video tersebut? Berikut link youtube tayangan video tersebut. ISIS TANTANG TNI

Rabu, 29 Oktober 2014

Menteri Kabinet Kerja Jokowi

Kabinet Kerja 2014 - 2019
Presiden RI : Joko Widodo
Wakil Presiden RI : M Jusuf Kalla
1. Menteri Sekretaris Negara : Praktino
2. Menteri Perencanaan Pembangunan Negara/Kepala Bappenas: Andrinof Chaniago
3. Menko Bidang Kemaritiman : Indroyono Soesilo
4. Menteri Perhubungan : Ignasius Jonan
5. Menteri Kelautan dan Perikanan: Susi Pudjiastuti
6. Menteri Pariwisata : Arief Yahya
7. Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral: Sudirman Said
8. Menko Bidang Polhukam : Tedjo Edy Purdijatno
9. Menteri Dalam Negeri : Tjahjo Kumolo
10. Menteri Luar Negeri : Retno Lestari Priansari Marsudi
11. Menteri Pertahanan : Ryamizard Ryacudu
12. Menteri Hukum dan HAM : Yasonna H Laoly
13. Menteri Komunikasi dan Informatika: Rudiantara
14. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Yuddy Chrisnandi
15. Menko Bidang Perekonomian: Sofjan Djalil
16. Menteri Keuangan : Bambang Brodjonegoro
17. Menteri BUMN : Rini M Soemarno
18. Menteri Koperasi dan UMKM: Anak Agung Gde Ngurah Puspayoga
19. Menteri Perindustrian : M Saleh Husin
20. Menteri Perdagangan : Rachmat Gobel
21. Menteri Pertanian : Amran Sulaiman
22. Menteri Ketenagakerjaan : Hanif Dhakiri
23. Menteri PU dan Perumahan Rakyat: Basuki Hadi Muljono
24. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan: Siti Nurbaya
25. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN: Ferry Mursyidan Baldan
26. Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan: Puan Maharani
27. Menteri Agama : Lukman Hakim Saefuddin
28. Menteri Kesehatan : Nila F Moeloek
29. Menteri Sosial : Khofifah Indar Parawansa
30. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Yohanan Yambise
31. Menteri Kebudayaan dan Pedidikan Dasar dan Menengah: Anies Baswedan
32. Menteri Ristek dan Pendidikan Tinggi : M Nasir
33. Menteri Pemuda dan Olahraga: Imam Nahrawi
34. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi: Marwan Ja'far

Semoga bisa menjadi abdi rakyat.

Jumat, 22 Agustus 2014

Menjaga Kesehatan

Dengan semakin majunya trknologi, membuat segala hal dapat dicapai dengan mudah.

Dulu rang harus bersusah payah jalan kaki berkilo-kilo meter untuk menuju suatu tempat.

Dengan kemampuan berpikir manusia , maka umail diciptkana alat bantu mulai sepeda kayuh, sepeda motor, mobil dan pesawat terbang.

Demikian pula peralatan laiinya, orang tidak perlu bersusah payah untuk berkomunikasi bertatap muka, seolah tidak ada lagi jarak.

Termasuk makananpun sekarang sudah banyak yang siap santap, dengan rasa yang memanjakan.

 

Dari segalanya itu banyak yang dirasa menguntungkan manusia, dan manusia semakin dimanjakan.

Tidak pernah lagi mau menggerakkan tubuhnya, makanan serba instan. Kalau bisa hanya dengan bertepuk tangan maka segala kebutuhan terpenuhi.

Praktis memang, namun tidak sedikit yang menyadari bahwa segala kemewahan serta kemudahan untuk memanjakan diri tersebut banyak efek negatifnya?

 

Penyakit sekarang semakin bayak.

 

Orang mudah terkena diabet, karena tidak lagi mau menggerakkan tubuhnya yang akan membantu membakar kelebihan zat gula dalam darah.

 

Semakin banyak penyakit kanker, karena zat-zat pengawet.

 

Ginjal juga disebabkan semakin maraknya minuman berasa dan berwarna.

 

Jadi sekarang kesehatan menjadi hal yang sangat mahal.

 

Namun benarkah demikian ?

 

Menurut saya tidaklah mutlak.

 

Orang tua saya saat ini masih hidup dalam alam pedesaan.

Umur sudah lebih dari 75 tahun, walau sudah terkena dampak perkembangan jaman, namun masih bisa menjalani hidup seperti orang pada jaman dulu.

 

Makan dari hasil kebun.

Mau keluar rumah ya jalan kaki atau naik sepeda gunung.

Jadi sebenarnya kesehatan itu murah.

 

Kita sendiri yang bisa menjaga kesehatan kita.

 

Pola makan, minum, istirahat cukup kurangi makanan cepat saji, makanan berpengawet, banyak olah raga, positisf thingking dan pola hidup sehat laiinya, minimal akan sedikit membuat badan kita lebih sehat.

 

Memang sakit dan sehat manusia bukanlah kita yang mengaturnya, namun setidaknya kita bisa menjaga dan berusaha yang terbaik untuk diri kita sendiri.

 

Jadi kalau tidak kita siapa lagi ?

 

Ayo kita bisa.

 

Rabu, 13 Agustus 2014

Sekilas Tentang ISIS

Bagikan

Negara Islam Irak dan Syam (ISIS /ˈaɪsɪs/) (Bahasa Arab:الدولة الاسلامية في العراق والشام al-Dawlah al-Islāmīyah fī al-ʻIrāq wa-al-Shām) juga dikenal sebagai Negara Islam[2][3][4] (bahasa Inggris: Islamic State (IS) bahasa Arab: الدولة الإسلامية ad-Dawlah al-ʾIslāmiyyah), dan Negara Islam Irak dan Levant (bahasa Inggris: Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL)) adalah sebuah negara dan kelompok militan jihad yang tidak diakui di Irak dan Suriah. Kelompok ini dalam bentuk aslinya terdiri dari dan didukung oleh berbagai kelompok pemberontak Sunni, termasuk organisasi-organisasi pendahulunya seperti Dewan Syura Mujahidin[5] dan Al-Qaeda di Irak (AQI)[6], termasuk kelompok pemberontak Jaysh al-Fatiheen, Jund al-Sahaba, Katbiyan Ansar Al-Tawhid wal Sunnah dan Jeish al-Taiifa al-Mansoura, dan sejumlah suku Irak yang mengaku Sunni. ISIS dikenal karena memiliki interpretasi atau tafsir yang keras pada Islam dan kekerasan brutal[7][8] seperti bom bunuh diri,[9] dan menjarah bank.[10] Target serangan ISIS diarahkan terutama terhadap Muslim Syiah[11] dan Kristen[12]. Pemberontak di Irak dan Suriah ini telah menewaskan ribuan orang. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyebutkan lebih dari 2.400 warga Irak yang mayoritas warga sipil tewas sepanjang Juni 2014. Jumlah korban tewas ini merupakan yang terburuk dari aksi kekerasan di Irak dalam beberapa tahun terakhir.[13] Aksi Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) ini telah menyebabkan tak kurang dari 30.000 warga kota kecil di timur Suriah harus mengungsi.[14] Tokoh Sentral di Balik Militan ISIS adalah Abu Bakar al-Baghdadi.[15] Di bawah kepemimpinannya, ISIS menyatakan diri untuk bergabung dengan Front Al Nusra, kelompok yang menyatakan diri sebagai satu-satunya afiliasi Al-Qaidah di Suriah. ISIS memiliki hubungan dekat dengan Al-Qaeda hingga tahun 2014. Namun karena misi berbelok dari misi perjuangan nasional dengan menciptakan perang sektarian di Irak dan Suriah dan penggunaan aksi-aksi kekerasan, Al-Qaidah lalu tidak mengakui kelompok ini sebagai bagian darinya lagi.[16] Abu Bakar al-Baghdadi bahkan bersumpah untuk memimpin penaklukan Roma.[17] Pemimpin militan ISIS Abu Bakar al-Baghdadi ini juga menyerukan umat Islam untuk tunduk kepadanya.[18] Sumner : http://id.m.wikipedia.org/wiki/Negara_Islam_Irak_dan_Syam

Obat Herbal semakin diminati

Bagikan

Dengan semakin berkembangnya teknologi semakin banyak bertebaran bermacam inovasi yang semakin canggih, bahkan kadang diluar nalar manusia, demikian juga dengan dunia obat (medis).
Sekarang semakin banyak obat dengan berbagai merk dan kemampuan menyembuhkan dengan berbagai campuran yang dibuat dengan banyak bahan kimia.
Namun semakin canggih obat yang dihasilkan ternyata beberapa obat yang dikonsumsi berlebihan atau dalam dosis tinggi dan waktu yang lama bisa menimbulkan efek samping yang cukup menakutkan.
Dengan fenomena seperti itu sekarang beberapa orang berinisiatif untuk mencoba kembali ke alam, dengan menciptakan berbagai obat dengan ramuan herbal yang diklaim dapat menyembuhkan berbagai penyakit, seperti sembelit (susah buang air besar), obat kecantikan, obat awet muda, sakit kepala, darah tinggi, kolestrol, jantung, kangker dan juga obat kuat dalam hal urusan sex, obat anti ejakulasi dini, obat rapet alat kewanitaan dan sebagainya, yang diklaim memmpunyai efek samping lebih sedikit bahkan ada yang berani klaim tidak ada efek samping.
Namun kadang juga dipertanyakan, saat proses obat herbal itupun memakai alat modern, kemasan modern jadi benarkah murni herbal ? benarkah murni tanpa efek samping ?.
Kesehatan memang mahal, namun yang terbaik adalah menjaga daripada mengobatinya.
Pola hidup sehat tentu akan lebih membuat kita lebih mudah menjaga kesehatan.

Senin, 04 Agustus 2014

Photo yang menyebabkan pikiran jorok

Blog HOT Bagikan


APA yang anda pikirkan ketika nelihat photo photo dibawah? Pasti terlintas pikiran jorok.
Tapi tolong cermati lagi dan jangan berpikiran negatif.
Ada pelajaran penting untuk kehidupan kits. Suatu hal harus dipelajari Dan dimengerti agar tidak menjadikan salah arti Dan salah pengertian. Selamat mempelajari

Senin, 30 Juni 2014

Mudik dengan transportasi serba bisa

Bagikan

Mudik ? Tapi biaya mepet.... Bisa anda tiru cara mudik aman seperti diatas.....

Manfaat Minyak Ikan

Bagikan
Jenis minyak yang satu ini bukan untuk menggoreng tempe atau kerupuk. Minyak ikan sangat baik untuk pertumbuhan dan perkembangan si kecil.

Ya, walaupun tergolong keluarga minyak-minyakan, minyak ikan bukan untuk menggoreng namun merupakan "makanan" tambahan sumber zat gizi. Bahkan, minyak ikan termasuk bahan makanan sumber lemak yang rendah kolesterol, sehingga para ahli gizi dan kesehatan sepakat untuk memberikan label "aman" untuk dikonsumsi oleh bayi, balita, maupun orang dewasa.
Meski bernilai gizi baik, namun kandungan minyak di dalam ikan ditentukan oleh beberapa faktor, yaitu jenis ikan , jenis kelamin, umur (tingkat kematangan), musim, siklus bertelur, dan letak geografis perairan tempat si ikan hidup.

Mengapa lebih baik?
Sebenarnya, jenis asam lemak pada minyak ikan ada tiga, yaitu:
• Asam lemak tidak jenuh (tidak punya ikatan rangkap pada rantai karbonnya), seperti palmitat.
• Asam lemak tidak jenuh tunggal (punya satu ikatan rangkap pada rantai karbonnya), contohnya oleat.
• Asam lemak tidak jenuh ganda (punya lebih dari satu ikatan rangkap pada rantai karbonnya), contohnya linoleat, linolenat, asam eikosapentanoat (EPA), dan asam dokosaheksanoat (DHA).
Perlu Anda tahu, semakin panjang rantai karbon pada suatu jenis asam lemak dan semakin banyak jumlah ikatan rangkap pada rantai karbon penyusunnya, maka asam lemak itu akan semakin "kaya" manfaatnya bagi kesehatan.
Minyak ikan adalah salah satu zat gizi yang mengandung asam lemak kaya manfaat itu, karena mengandung sekitar 25% asam lemak jenuh dan 75% asam lemak tidak jenuh. Asam lemak tak jenuh ganda (polyunsaturated fatty acid/PUFA ) di dalamnya akan membantu proses tumbuh-kembang otak (kecerdasan), serta perkembangan indera penglihatan dan sistem kekebalan tubuh bayi dan balita.
Ada 2 jenis PUFA yang sangat terkenal, yakni DHA dan EPA, dimana gabungan konfigurasi atom karbon keduanya dikenal sebagai omega-3. Jenis ikan laut yang "kaya" kandungan omega-3 antara lain salmon, tuna (khususnya tuna sirip biru, tuna sirip kuning, dan albacore ), sardin, herring , makerel, dan kerang-kerangan.
Minyak ikan juga mengandung vitamin A dan D –dua jenis vitamin yang larut dalam lemak– dalam jumlah tinggi. Manfaat vitamin A membantu proses perkembangan mata, sementara vitamin D untuk proses pertumbuhan dan pembentukan tulang yang kuat. Nah, kadar kedua vitamin ini dalam tubuh ikan akan meningkat sejalan dengan bertambah umurnya. Umumnya, kadar vitamin A dalam minyak ikan berkisar antara 1.000–1.000.000 SI (Standar Internasional) per gram, sementara vitamin D sekitar 50–30.000 SI per gram.

Berapa banyak boleh dikonsumsi?
Konsumsi minyak ikan bayi dan balita per harinya didasarkan pada berat badannya. Misalnya saja, bila berat badan anak Anda 10 kg, dia cukup mengkonsumsi minyak ikan sebanyak satu sendok teh setiap harinya. Jika berat badannya lebih dari 10 kg, gunakan alat takar berupa sendok makan, karena jumlah kebutuhannya juga akan meningkat.
Sebenarnya, ada cara gampang mengatur dosis konsumsi minyak ikan untuk anak. Ikuti saja aturan yang ada dalam kemasan. Produk minyak ikan sirup untuk anak-anak yang dijual di pasaran umumnya telah menambahkan zat-zat gizi lain, sehingga ukuran takaran yang dianjurkan pun sudah disesuaikan antara kandungan gizi yang ada dengan kebutuhan anak. Namun, bila Anda merasa perlu, ada baiknya bila mengkonsultasikan hal ini pada dokter anak Anda.
Yang juga perlu diperhatikan adalah cara penyimpanan minyak ikan. Mengingat proses oksidasi lemak yang dapat merusak kualitas minyak ikan bisa terjadi di mana saja (akibatnya menjadi tengik), simpanlah minyak ikan di dalam wadah yang tertutup rapat dan letakkan di tempat yang sejuk.

*)Penulis adalah Guru Besar pada Departemen Teknologi Pangan dan Gizi, Institut Pertanian Bogor.

Pengarah gaya: Rusmalia B. Salman
Foto: Wijayanti Kusumawardini, Harry Hikmatullah

Kandungan Minyak Berbagai Jenis Ikan
Jenis Ikan Tempat Simpanan Minyak Kandungan Minyak (%)
Halibut Pasifik Hati 7-11
Tubuh 3,6
Cod Hati 45-67
Tubuh 1,4
Tuna sirip biru Hati 9-35
Tubuh 5,0
Tuna albacore Tubuh 4,3-7,5
Tongkol Tubuh 4,9
Kembung Hati 5-20
Hiu Hati 60-70
Lemuru, Sardin Tubuh 4-20
Paus biru Tubuh 37,0
Sidat (Eel) Tubuh 20,0

Ini yang Boleh Dikonsumsi Si Kecil

• Minyak ikan
Umumnya, minyak ikan ini diekstrak dari hati ikan cod atau tubuh ikan halibut dan mengandung vitamin A serta D.
• Kapsul omega-3
Minyak ikan memang dapat dibuat dalam bentuk konsentrat yang dilapisi dengan gelatin sebagai pelindung, serta dijual dalam bentuk kapsul gelatin ukuran 1 gram dengan tambahan vitamin E sebesar 1 IU per gram. Sebenarnya, kapsul ini adalah campuran dari asam lemak linolenat, EPA dan DHA, serta diekstrak dari jaringan lemak ikan makerel, herring , sardin, salem, dan lemuru.

Ketika Anak Sakit

Bagikan

Pekerjaan tak dapat ditinggal, sementara Anda pun harus mendampingi si kecil yang sakit.


 

              Bagaimana reaksi Anda ketika mesti berangkat kerja sementara anak    sakit? Anda bimbang dan bisa jadi pula panik. Selayaknya Anda tetap dapat berpikir positif. Buah hati Anda yang merasa tidak nyaman dengan penyakitnya, jangan pula ditambah dengan stres Anda. Bagaimana tidak stres, kalau membayangkan pekerjaan hari itu bakal terbengkalai, bukan?   


 


Tetap tenang dan berpikir jernih


                Dalam situasi demikian, Anda harus berusaha untuk tetap tenang. Yakinkan diri bahwa Anda akan dapat mengatasi situasi ini dengan baik. Dengan begitu, Anda dapat berpikir jernih untuk memutuskan apakah akan tinggal di rumah atau tetap berangkat kerja.


Dalam kondisi ini, Anda juga perlu berpegang pada intuisi Anda. Perhatikan kondisi fisik anak. Menurut perasaan Anda, apakah Anda merasa perlu mendampinginya dari menit ke menit, karena kondisinya tampak begitu parah? Misalnya, suhu tubuhnya sangat tinggi, muntah dan buang air besar terus-menerus, dan si kecil tampak sangat lemas.


Atau, Anda merasa cukup aman meninggalkannya dengan kakek-nenek, pasangan atau babysitter ?


 


Tetapkan langkah tepat


              Bila Anda merasa si kecil bisa ditinggal dengan kakek-nenek, pasangan, atau babysitter , jangan lupa tinggalkan beberapa pesan. Misalnya, kapan harus mengukur suhu tubuhnya, obat apa yang mesti diberikan, jadwal kegiatan Anda hari itu, bagaimana menghubungi Anda jika kondisi fisik anak memburuk, dan sebagainya.


Saat memutuskan tidak berangkat kerja hari itu, hubungi atasan di kantor. Beri laporan tentang pekerjaan yang sudah Anda selesaikan, dan biarkan atasan mengatur pekerjaan Anda yang dapat didelegasikan kepada teman sejawat Anda.


              Bila Anda sudah memutuskan untuk tinggal di rumah, gunakan waktu sebaik-baiknya untuk merawat si kecil. Anda dapat menghibur anak bila ia mengeluh tak enak badan, atau menyenangkannya dengan membacakan buku cerita favoritnya.


Upayakan tidak membagi pikiran Anda dengan urusan kantor saat menemani anak. Si kecil cukup peka untuk dapat merasakan kegelisahan Anda. Jaga pula kesehatan Anda agar tetap punya energi untuk merawat anak dan bekerja keesokan harinya.


Bila hingga keesokan hari si kecil belum pulih dari sakitnya, bicarakan kembali dengan pasangan. Anda dapat memintanya bergantian menjaga si kecil. Bagaimanapun, anak tanggung jawab Anda berdua, bukan?


 

Kapan Tak Berangkat Kerja?


 

Jangan ragu memutuskan tinggal di rumah bila anak:


•  Muntah-muntah


•  Suhu tubuh terus meningkat


•  Mengeluh sakit perut atau sakit kepala


•  Diare lebih dari dua kali


•  Terus-menerus menangis tak mau ditinggal

 

Semoga Bermanfaat.

Jumat, 27 Juni 2014

Informasi Gizi Balita

ABC-nya   Bahan Makanan Batita


A – Z Makanan Batita


Trik Belanja Makanan untuk Batita

 

*********


 

Hingga usia 6 bulan, Anda belum terlalu direpotkan dengan pilih-pilih makanan untuk si kecil. Karena, kebutuhan gizinya masih bisa Anda penuhi dengan pemberian ASI secara eksklusif.   Sesudah itu, ASI saja sudah tidak lagi memenuhi kebutuhan gizi anak untuk tumbuh kembang optimal. Itu sebabnya, Anda perlu menyediakan makanan pendamping ASI.  


Dengan kamus kecil di bawah ini, Anda dapat berbelanja berbagai bahan makanan lengkap, plus cara pengolahannya yang sesuai dengan usia si kecil. Kalaupun Anda memiliki lebih dari satu anak batita (di bawah tiga tahun), tidak perlu pusing. Beli saja bahan yang bisa dimakan sekeluarga, bergizi untuk semua, namun bedakan penyajiannya.  

 


*********


 


A


 

Apel


•  Kandungan gizi utamanya: karbohidrat dan   vitamin A.  


•  Cara tepat pengolahannya:


•  Usia 6–12 bulan: diolah dalam bentuk pure (dilumatkan setelah dikukus terlebih dahulu), namun bisa juga untuk campuran bubur buah.


•  Usia 1-2 tahun: dikupas dan dipotong kecil-kecil sebagai finger food .


•  Usia 2-3 tahun: dapat diberikan setelah dicuci bersih dan dipotong dalam bentuk potongan agak besar.  


•  Catatan:   


•  Apel mudah sekali berubah warna. Agar warnanya tetap cerah, cuci dengan air garam begitu dipotong.


 


Avokad


•  Kandungan gizi utamanya: lemak dan vitamin C.


•  Cara tepat pengolahannya:


•  Usia 6–9 bulan: dilumatkan sebagai campuran bubur buah pir.  


•  Usia 8–12 bulan: dilumatkan sebagai campuran bubur beras atau bubur buah.


•  Usia satu tahun ke atas: dilumatkan sebagai campuran minuman atau makanan selingan.


•  Catatan:


•  Pilihlah avokad yang cukup matang (tua), serta dagingnya empuk dan tebal.


•  Untuk melumatkannya, keruk dagingnya dan blender.


 


 

B

 


Bayam


•  Kandungan gizi utamanya: kalsium, zat besi   dan vitamin A.  


•  Cara tepat pengolahannya:


•  Usia 6–9 bulan: diolah sebagai bubur saring (setelah ditim, campuran nasi tim dilumatkan dan disaring).


•  Usia 9–12 bulan: disajikan setelah ditim.


•  Usia 1–2 tahun: disajikan dalam bentuk sayur bening.


•  Usia 2 tahun ke atas: diberikan untuk lauk dalam bentuk tumis yang dibumbui sedikit   bawang putih dan garam.


•  Catatan:


•  Sebaiknya dimasak untuk sekali penyajian, karena kandungan gizinya akan rusak jika dihangatkan kembali.


•  Jangan mengonsumsi bayam setelah dimasak lebih dari 6 jam, karena zat besinya sudah rusak.


•  Untuk bayi, biasanya dimasak dengan cara ditim bersama beras, hati ayam, dan tomat.


 


Beras


•  Kandungan gizi utamanya: karbohidrat.  


•  Cara tepat pengolahannya:


•  Usia 6-9 bulan: disajikan sebagai bubur saring.


•  Usia 9-12 bulan: dalam bentuk bubur biasa.


•  Usia 1 tahun ke atas: bisa disajikan dalam bentuk nasi lembik.   


•  Catatan :


•  Bisa juga beras langsung ditim bersama sayuran serta bahan makanan yang mengandung protein, seperti daging ayam giling, telur, tahu, dan sebagainya.


 


Brokoli


•  Kandungan gizi utamanya: vitamin A.


•  Cara tepat pengolahannya:


•  Usia 7-12 bulan: brokoli dilumatkan setelah dikukus. Disajikan sebagai campuran bubur bayi.


•  Usia 1 tahun ke atas: bisa juga disajikan dalam bentuk finger food,    setelah dikukus terlebih dahulu.


 

D


 

Daging Ayam


•  Kandungan gizi utamanya: sumber protein.


•  Cara tepat pengolahannya:


•  Usia 6–9 bulan: sebagai campuran bubur saring.


•  Usia 9–12 bulan: sebagai campuran bubur biasa.


•  Usia 1 tahun ke atas: disajikan sebagai campuran bubur ayam (setelah disuwir-suwir halus).  


•  Catatan:


•  Biasa disajikan dengan dicincang terlebih dahulu, lalu dicampur dengan sayur atau bubur beras.


 


Daging Sapi


•  Kandungan gizi utamanya: sumber protein dan zat besi.


•  Cara tepat pengolahannya:


•  Usia 9–12 bulan: dicincang sebagai campuran bubur saring bersama beras, tomat, bayam, dan wortel.


•  Usia satu tahun ke atas: daging cincang dapat dibuat semur atau campuran perkedel.


 

H

 


Hati Ayam


•  Kandungan gizi utamanya: sumber vitamin A.  


•  Cara tepat pengolahannya:


•  Usia 7–12 bulan: diberikan sebagai campuran bubur saring setelah ditim bersama bayam, beras, dan tomat.


•  Usia satu tahun ke atas: dapat disajikan dalam bentuk semur.


•  Catatan:


•  Kandungan vitamin A-nya yang sangat tinggi. Padahal, vitamin A tidak larut dalam air sehingga sering menumpuk di hati. Makanya, dianjurkan untuk memberikannya sebanyak 2-3 kali dalam seminggu.  


 

I

 


Ikan kakap


•  Kandungan gizi utamanya: sumber protein.


•  Cara tepat pengolahannya:


•  Usia 6–9 bulan: diberikan sebagai campuran bubur saring.


•  Usia 9–2 bulan: diolah sebagai campuran bubur biasa.


•  Usia 1 tahun ke atas: dikukus sebagai lauk atau diolah (digoreng) dengan tepung sebagai fish nugget.  


•  Catatan:


•  Untuk tim, bisa dicampur dengan sayuran dan   bubur beras.


Ikan Teri Segar


•  Kandungan gizi utamanya: kalsium.


•  Cara tepat pengolahannya:


•  Usia 12–18 bulan: dihaluskan sebagai campuran dalam nasi tim.


•  Usia 18 bulan ke atas: digoreng sebagai lauk nasi, atau dibuat perkedel.


•  Catatan:


•  Pilihlah teri segar yang halus, lalu cuci bersih dengan saringan.


 

J

 


Jeruk


•  Kandungan gizi utamanya: sumber vitamin C.


•  Cara tepat pengolahannya:


•  Usia 6 bulan ke atas: airnya dapat langsung diberikan, atau sebagai campuran bubur buah.


•  Usia satu tahun ke atas: diberikan pada si kecil untuk diisap airnya (setelah dikeluarkan bijinya).


•  Catatan:


•  Untuk menambah nilai gizi, bisa dicampur dengan buah lainnya seperti pisang.


 

K

 


Kacang Hijau


•  Kandungan gizi utamanya: kalsium.


•  Cara tepat pengolahannya:


•  Usia 6-12 bulan: direbus dan diambil airnya untuk campuran bubur.


•  Usia satu tahun ke atas: dibuat bubur sebagai camilan.


•  Catatan:


•  Ketika merebus kacang hijau, jangan campur gula atau garam dulu sebelum kacang lunak. Sebab, garam atau gula akan menghambat kacang hijau menjadi lunak nantinya.  


 


Kacang Merah


•  Kandungan gizi utamanya: protein, karbohidrat, dan fosfor.


•  Cara tepat pengolahannya:


•  Usia 7–12 bulan: dilumatkan setelah dimasak sebagai campuran bubur beras.


•  Usia satu tahun ke atas: dimasak sampai lunak sebagai sup kacang merah.


 


Keju


•  Kandungan gizi utamanya: protein, lemak, kalsium, fosfor, dan vitamin A.


•  Cara tepat pengolahannya:


•  Usia 12-18 bulan: dapat diberikan dalam bentuk batangan (sebagai finger food).


•  Usia 18 bulan ke atas: diberikan sebagai isi roti (sandwich), dilelehkan sebagai penutup biskuit, atau menjadi salah satu isi kebab (ditusuk seperti sate).


•  Catatan:


•  Mengandung garam yang cukup tinggi, sehingga tidak dianjurkan untuk bayi usia di bawah 1 tahun.


 


Kentang


•  Kandung gizi utamanya: sumber karbohidrat.


•  Cara tepat pengolahannya:


•  Usia   7–12 bulan:   disajikan dalam bentuk   pure.


•  Usia 12-18 bulan:   dapat diberikan dalam bentuk finger food .


•  Usia 18 bulan ke atas: disajikan sebagai perkedel.


 

L

 


Labu Kuning


•  Kandungan gizi utamanya: vitamin A dan C.


•  Cara tepat pengolahannya:


•  Usia 7–12 bulan: diberikan sebagai campuran bubur buah.


•  Usia satu tahun ke atas: dibuat pie, kue lumpur atau dipanggang sebagai kebab.


 

M


 

Mangga


•  Kandungan gizi utamanya: vitamin A


•  Cara tepat pengolahannya:


•  Usia 6–10 bulan: mangga yang disaring dapat dipakai sebagai campuran bubur (sebagai saus).


•  Usia satu tahun ke atas: dapat dimakan sebagai makanan selingan   bersama buah lainnya, seperti pepaya.


•  Usia 2-3 tahun: dapat disajikan sebagai pencuci mulut.


 

P

 


Pepaya


•  Kandungan gizi utamanya: vitamin C


•  Cara tepat pengolahannya:


•  Usia 6-12 bulan: dilumatkan sebagai campuran bubur buah.


•  Usia 1-2 tahun: disajikan dalam bentuk buah potongan untuk makanan selingan.


•  Usia 2–3 tahun: disajikan dalam bentuk buah potongan sebagai pencuci mulut.


 


Pisang


•  Kandungan gizi utamanya: sebagai sumber karbohidrat.


•  Cara tepat pengolahannya:

  • Usia 6–9 bulan: biasanya diperkenalkan sebagai makanan pertama pendamping ASI, disamping biskuit. Sajikan dalam bentuk lumat dengan cara sedikit demi sedikit dikerok dengan sendok, lalu langsung disuapkan ke bayi.  

•  Usia 12-18 bulan: dapat diberikan dalam bentuk potongan buah.


•  Usia 18 bulan – 3 tahun: dapat diberikan utuh setelah dikupas kulitnya (agar si kecil bisa makan sendiri).


•  Catatan:


•  Jika bayi sulit buang air besar, pemberian pisang sebaiknya dicampur dengan air perasan jeruk manis.  


 

T

 


Tahu


•  Kandungan gizi utamanya: sumber protein nabati.


•  Cara tepat pengolahannya:


•  Usia 7–12 bulan: disajikan sebagai campuran bubur saring. Biasanya, dibuat dalam bentuk lumat atau potong kecil-kecil, setelah dimasak (ditim) bersama sayuran atau bubur beras.


•  Usia 1-2 tahun: dimakan sebagai lauk setelah diolah sebagai semur atau sup.


•  Usia 2 tahun ke atas: disajikan sebagai camilan dalam bentuk tahu goreng.


 


Tempe


•  Kandungan gizi utamanya: sumber protein nabati.


•  Cara tepat pengolahannya:


•  Usia 7–12 bulan: dilumatkan bersama sayuran dan beras sebagai bubur saring (setelah dikukus terlebih dahulu).


•  Usia satu tahun ke atas: dimakan sebagai lauk atau makanan camilan (tempe goreng).


 


Tomat


•  Kandungan gizi utamanya: sumber vitamin   A


•    Cara tepat pengolahannya:


•  Usia 7–12 bulan: dimasak sebagai campuran nasi tim (diolah bersama hati ayam, sayuran, serta beras), atau disaring air buahnya sebagai campuran bubur buah.


•  Usia 1–3 tahun: dipotong kecil-kecil dan diberikan sebagai pencuci mulut.   


•  Catatan:


•  Pilih tomat yang cukup masak, sehingga rasanya tidak terlalu asam.


 

U

 


Ubi rambat /ubi jalar merah


•  Kandungan gizi utamanya: karbohidrat dan vitamin A.


•  Cara tepat pengolahannya:


•  Usia 9-12 bulan: disajikan dalam bentuk lumat sebagai campuran bubur.


•  Usia satu tahun   ke atas: sebagai camilan dalam bentuk potongan kecil-kecil setelah dikukus, atau dibentuk menjadi semacam getuk.  


•  Catatan:


•  Ubi jalar bisa putih atau merah warnanya.


•  Biasanya diolah dengan dikukus terlebih dahulu. Ketika mengukus, kulitnya bisa dikupas atau tidak dikupas terlebih dahulu. Belum ada data mengenai ada tidaknya pengaruh nilai gizi ubi bila dikupas atau tidak sebelum dikukus.


 

W


 

Wortel


•  Kandungan gizi utamanya: sumber vitamin A.


•  Cara tepat pengolahannya:


•  Usia 6–9 bulan: dapat dilumatkan (diblender) sebagai campuran dengan bahan makanan lain.


•  Usia 9 bulan - 2 tahun: dapat diberikan sebagai finger food (biasanya setelah dikukus lebih dulu agar lunak).


•  Usia 2–3 tahun: dapat diberikan sebagai finger food setelah dikupas, dicuci bersih dan dipotong memanjang, tanpa dikukus terlebih dulu.


•  Catatan:


•  Pilih wortel yang muda, yaitu yang bagian tengahnya kecil.  


•  Agar wortel tidak cepat busuk, usahakan agar dalam keadaan kering ketika disimpan. Untuk itu, bungkus atau lapisi setiap wortel dengan kertas koran.


 


 

Y


 

Yoghurt


•  Kandungan gizi utamanya: kalsium dan fosfor.  


•  Cara tepat pengolahannya:


•  Usia 2-3 tahun: diperkenalkan sebagai campuran minuman buah/camilan.  


•  Catatan:


•  Dapat dibuat sebagai campuran saus pancake , atau diblender bersama stroberi dan sirup sebagai minuman segar.


 


Z


 


Zukini (Zucchini)

  • Kandungan gizi utamanya : Vitamin A dan fosfor.
  • Cara pengolahannya:

•  Usia 1 – 3 tahun : ditumis dengan sedikit mentega dan keju.   Bisa juga    dipanggang setelah dikukus terlebih dahulu bersama tomat, keju dan bawang bombay, atau dibuat sup.


 


 


 

Perhatian Untuk Bayi!

 


Berikut beberapa makanan yang perlu dihindari untuk bayi di bawah usia satu tahun.


•  Makanan   sarat bumbu


Dengan memberi makanan yang tidak sarat bumbu, Anda mengajarkan bayi untuk "mengenali dan menikmati" berbagai rasa alami dari bahan makanan yang Anda beli.


•  Penyedap rasa atau vetsin dan sejenisnya  


Jenis garam yang terdapat dalam berbagai penyedap atau sejenisnya akan memperberat kerja ginjal bayi yang belum sempurna.


•  Daging asap


Daging asap mengandung kadar garam cukup tinggi, sehingga dikhawatirkan memperberat kerja ginjal bayi.


•  Susu sapi


Usahakan untuk memberikan ASI atau paling tidak susu formula sebagai campuran bahan makanan bayi di bawah satu tahun.


•  Telur


Banyak bayi yang alergi telur. Namun, telur dapat diberikan pada bayi yang sudah lebih besar (sekitar 10 bulan ke atas), dengan harapan tubuhnya sudah lebih tahan terhadap alergi.  


•  Kacang


Hindari makanan ini untuk bayi yang mempunyai riwayat alergi.   


•  Madu


Sebaiknya jangan diberikan pada bayi di bawah usia 10 bulan, karena dikhawatirkan pencernaannya masih rentan dan belum tahan jika Anda memberikan madu yang kebetulan mengandung bakteri Clostridium botulinum .     


 

Ayah, Penentu Kualitas Anak

Bagikan

Ayah merupakan model bagi anak-anaknya. Meniru perilaku baik ayah, itu yang dimaui. Namun, hati-hati si kecil bisa pula meng- copy perilaku sebaliknya.


 


              Tak sedikit ayah menyadari apa yang mereka lakukan tidak ingin ditiru anak. Para ayah juga tidak yakin apa yang seharusnya mereka lakukan. Misalnya saja, sepanjang hari Minggu ayah hanya bermain games di komputer ,   bermalas-malasan dan tak peduli kran kamar mandi bocor.


 


  Sikap ayah, direkam anak


              Ayah tahu ini tidak baik dan, tentu saja, ayah tak ingin anak-anaknya kelak juga berperilaku demikian. Tetapi, apa tidak boleh bermalas-malasan di hari Minggu


              Apa pun jenis kelamin anak, ayah merupakan model. Sikap ayah terhadap rumah, keluarga dan orang lain, terekam dengan baik dalam memori anak.


Dibanding anak perempuan, anak laki-laki lebih senang meng- copy perilaku ayah. Ayah yang bermalas-malasan, memberi jejak pada anak laki-laki untuk juga bersikap demikian. Pada anak perempuan, akan muncul pemahaman negatif tentang laki-laki. Dia akan berkesimpulan, memang begitulah sifat laki-laki!


 


Mulailah jadi ayah oke


              Menjadi ayah merupakan proses panjang, yang diawali sejak masa kanak-kanak. Ayah yang santun, yang menghargai istri dan anak-anak, yang peduli urusan rumah, yang sadar perilakunya menjadi teladan bagi anak, tidak terbentuk begitu saja ketika ia sudah jadi ayah. Benih perilaku ini sudah ada dalam dirinya sejak kecil.


Tapi, bukan berarti, tak ada harapan bagi para ayah yang ingin menjadi ayah yang lebih baik. Ada cara yang bisa Anda jalankan. Syaratnya, Anda tulus melakukannya.

  • Perlakukan ibunya anak-anak dengan baik.
    Menjaga keutuhan perkawinan, mendengarkan pendapat istri dan   menanggapi kebutuhannya merupakan manifestasi dari perlakuan baik terhadap ibunya anak-anak. Anak mengamati, dan kemudian membentuk perilaku dan pola pikir tentang menghargai pasangan.
  • Peka kondisi rumah.  
    Perhatikan hal-hal kecil di rumah. Misalnya, jangan cuek bila lampu taman   dalam beberapa hari ini kedip-kedip. Tak perlu menunggu sampai istri dan anak-anak mengingatkan, "Yah…, lampu taman perlu diganti, tuh. Udah dua hari kedip-kedip." Eh… sudah diingatkan masih juga Anda cuek . Jelek sekali ayah yang demikian!
  • Luangkan waktu bersama anak.
    Cara ayah menggunakan waktu luangnya memberi pemahaman pada anak tentang hal penting dalam hidup ayah. Bila ayah menggunakan waktu luangnya bersama anak, si kecil paham ia penting dalam kehidupan ayah. Bila ayah asyik bermain sendiri, anak menafsirkan, ayah mementingkan dirinya sendiri.
  • Bicara pada anak.
    Biasanya ayah hanya mau bicara pada anak bila anak melakukan kesalahan. Mulailah ngobrol dengan anak sejak masih kecil. Dengarkan ide serta masalahnya.
  • Jadilah guru bagi anak.
    Ajarkan anak-anak hal baik dan buruk. Dengan demikian, mereka akan    membuat keputusan yang baik untuk dirinya.
  • Disiplinkan anak dengan cinta.
    Anak butuh bimbingan dan teladan, bukan 'cuma' hukuman. Tunjukkan   tentang dampaknya bila anak tidak disiplin, tetapi tidak dengan menghukumnya.
  • Sediakan waktu untuk makan bersama .
    Makan malam bersama, misalnya, dapat Anda jadikan kesempatan untuk mendengarkan hal-hal yang dilakukan anak sepanjang hari.
  • Tunjukkan perasaan pada anak.
    Anak-anak butuh rasa aman dengan cara mengetahui bahwa mereka dibutuhkan dan dicintai ayahnya. Mereka juga butuh dipeluk ayah. Tunjukkan perasaan Anda agar anak-anak yakin Anda mencintainya. 

 

7 Kiat Mengelola Uang

Bagikan

Tak perlu jadi pakar keuangan atau akuntan dulu untuk bisa mengelola uang. Anda pun bisa. Bahkan lebih oke!

 

Berpenghasilan sendiri atau tidak, sejumlah uang yang Anda terima setiap bulan harus dikelola dengan bijak. Sikap bijak seperti apa yang tepat? Tujuh kiat berikut membantu Anda mengelola keuangan keluarga lebih cermat.

 

•  Aktif dalam setiap keputusan keuangan keluarga

Sebagian besar perempuan bertanggung jawab atas keuangan rumah tangganya. Sayang, kebanyakan mereka justru bukan pengambil keputusan dalam memilih jenis investasi, dana hari tua, dan memilih asuransi. Para ibu sesungguhnya dapat berperan aktif dalam setiap keputusan berkaitan dengan keuangan keluarga.

Kalaupun para ibu tetap bukan pengambil keputusan, mereka dapat mengkomunikasikan jalan keluar untuk setiap masalah keuangan dengan pasangan. Ibu dapat mengajukan saran atau ide tentang rencana keuangan masa depan yang berkaitan dengan pendidikan anak, asuransi, dana hari tua, atau kebijakan baru tentang tabungan untuk berlibur. Yang penting, ibu tidak pasif.

 

•  Cari tahu tentang investasi

Ketakutan perempuan melakukan investasi, dua kali lebih besar dari pria. Demikian hasil survei Charles Schwab Corporation Foundation di San Francisco , Amerika Serikat. Perempuan umumnya kurang percaya diri memilih cara investasi yang menguntungkan. Mempelajari berbagai cara investasi lebih mudah daripada hanya membayangkannya.

Sekarang ini ada berbagai workshop , seminar dan bacaan tentang cara berinvestasi yang mudah dan menguntungkan. Tersedia pula rubrik tanya-jawab tentang investasi di media massa yang dapat ibu manfaatkan. Mempelajari cara-cara investasi tidaklah menyita waktu. Asalkan Anda serius menyimak, pengetahuan soal investasi akan Anda dapatkan.

             

•  Menghemat untuk menabung

Untuk mulai menabung, lakukan inventarisasi kebutuhan barang-barang untuk memudahkan pekerjaan. Misalnya, mesin cuci dan mobil sudah Anda miliki, maka mulailah memperhatikan kebutuhan lain yang lebih kecil. Contohnya, tape recorder, televisi atau microwave .

Bila semua kebutuhan peralatan penting sudah terpenuhi, Anda dapat mulai menabung. Menabung dapat dimulai dengan melakukan penghematan di beberapa pos pengeluaran. Mendekorasi ulang rumah, misalnya, tak perlu dilakukan setiap tahun. Dengan begitu anggaran tersebut bisa Anda tabung.  

Menghemat penggunaan listrik, air, telepon dan internet pun bisa Anda lakukan. Bila Anda dapat menghemat sebesar Rp. 50.000,- setiap bulan dan ditabung, dalam satu tahun Anda memperoleh Rp. 600.000,- Duapuluh tahun kemudian, jumlahnya tidaklah sedikit. Cobalah menabung mulai sekarang!

 

•  Memikirkan biaya hidup hari tua

Kini tingginya harapan hidup memungkinkan manusia hidup hingga usia lanjut. Bila saat ini Anda berusia 25 tahun, Anda punya usia produktif berpenghasilan selama 25 tahun. Setelah pensiun, dari mana biaya hidup Anda peroleh? Tentu Anda tak ingin mengalami kesulitan keuangan di masa tua. Anda tidak dianjurkan menggunakan dana pendidikan yang Anda alokasikan untuk anak menjadi biaya hidup Anda di hari tua.  

Bila Anda punya pekerjaan tetap yang memberi dana pensiun, mulailah menghitung besarnya dana pensiun yang akan Anda peroleh kelak. Bila yang Anda peroleh tidak mencukupi kebutuhan Anda, mulailah menyisihkan dana untuk hari tua.

 

•  Hindari berhutang

Tidak sedikit keluarga membayar pengeluaran yang cukup besar menggunakan kartu kredit. Sayangnya, kebanyakan orang senang mengandalkan kartu kredit untuk membeli apa saja, termasuk hal-hal kecil   yang tak pernah Anda rencanakan. Misalnya, membeli kado ulang tahun teman.   Akibatnya, keinginan membeli sesuatu menggunakan kartu kredit seringkali   lepas kendali. 'Kejutan' tak menyenangkan Anda dapati saat membayar tagihan yang, bisa saja, besarnya melebihi saldo rekening Anda.

Sebisa mungkin hindari berhutang. Pastikan penggunaan kartu kredit hanya untuk hal-hal yang sudah ada dana yang Anda alokasikan. Misalnya, membayar perawatan rumah sakit atau membayar biaya menginap di hotel saat berlibur. Rencanakan dengan teliti setiap keputusan untuk membeli sesuatu, dan kendalikan penggunaan kartu kredit Anda. Mengendalikan penggunaan kartu kredit dapat dilakukan dengan cara tidak mengubah keinginan menjadi kebutuhan. Dengan begitu Anda tak perlu tiba-tiba merasa perlu belanja.

•  Jangan lupa asuransi

Berpikir soal asuransi jiwa memang bukan perkara mudah. Saat memikirkan asuransi ini, bisa jadi Anda merasa membicarakan kematian Anda dan pasangan. Selain itu, Anda mungkin juga berpikir soal untung-rugi punya asuransi, karena ada kemungkinan hilangnya sejumlah uang yang Anda setor bila hingga jatuh tempo, Anda atau pasangan belum meninggal.

Terlepas dari soal itu, tak ada salahnya Anda memikirkan asuransi jiwa, terutama bila Anda punya keturunan. Bicarakan dengan pasangan, asuransi apa yang ingin Anda dan pasangan miliki. Berapa besarnya pertanggungan tentu sangat tergantung pada besarnya penghasilan setelah dikurangi berbagai kebutuhan.

 

 Melibatkan anak bicara soal uang

Membicarakan masalah keuangan dengan anak bukan hal tabu. Anak-anak usia 5 atau 6   hingga 8 tahun sudah bisa diajak bicara soal uang. Di usia ini mereka sangat berminat terhadap uang karena merasa sudah besar. Mengajak anak bicara soal uang bertujuan agar ia paham bahwa uang tidak datang secara tiba-tiba atau tumbuh dari pohon, sehingga anak tak memperlakukan Anda seperti ATM. Dengan demikian ia tidak sewaktu-waktu minta sesuatu pada Anda, atau mengambil sisa uang belanja sesuka hati. Anda pun dapat menekan pengeluaran yang tidak perlu.

Anda dapat mengkomunikasikan berapa besar uang sekolah, berapa besarnya biaya antar-jemput dan uang sakunya selama satu bulan kepada anak. Anda tak perlu pura-pura punya uang yang takkan pernah habis. Malah Anda perlu jujur pada anak bahwa penghasilan Anda dan suami setelah digabung dipergunakan untuk membayar berbagai keperluan.

Mulai usia 6 tahun anak dapat diberi tanggung jawab untuk mengatur pengeluarannya sendiri. Misalnya, beri anak uang saku untuk tiga hari, kemudian minta anak mengelola sendiri uangnya. Kegiatan ini membuat si kecil paham bahwa seberapa pun besarnya uang, harus ia atur penggunaannya.

Kamis, 12 Juni 2014

Membuat back link

Mari kita tengok bagaimana ini bekerja.Bagikan
saya bakal merekomendasikan Anda sebagian backlink gratis serta automatis membuat alat serta seperti saya katakan diatas mereka betul-betul gratis untuk memakai hingga Anda tak perlu menggunakan dolar Anda pada link balik mereka. Alat ini dengan cara automatis membuat halaman perihal situs atau situs (blog) di website pr tinggi lain. Membuat halaman barangkali mengonsumsi saat lama sesudah click pada tombol " Buat link balik " Anda bakal butuh menanti serta alat-alat ini bakal tunjukkan suatu laporan bahwasanya dimana yaitu halaman Anda di buat. beberapa besar website ini benar-benar popular seperti alexa, digg serta baidu. Nyaris seluruhnya backlink, alat ini membuat dofollow namun sebagian dari mereka yaitu nofollow. baik saat Anda mempunyai rekomendasi dari 3000 + situs ini bakal benar-benar menolong untuk memastikan peringkat website situs Anda. OK sangat mungkin mulai. Membuat 3561 backlink gratis (pemakaian dibawah link) Backlink gratis 2500
Back link 2000
Back link PR Tinggi Bila Anda mau membayar untuk backilinks tak dibayar versus IMTalk backlink builder. Saya pikir ini berikan semakin banyak backlinks mutu namun saya tak sempat memakainya.

Kamis, 05 Juni 2014

Manfaat Melahirkan Normal

Bagikan
Meski menyakitkan, banyak calon ibu yang berjuang agar bisa melahirkan
normal. Katanya sih, dengan melahirkan secara normal, seorang
perempuan sudah menjadi perempuan seutuhnya. Tapi, di balik pendapat
itu, melahirkan secara normal ternyata juga memiliki banyak manfaat,
baik bagi ibu maupun bayinya. Apa saja itu? Yuk, cari tahu bersama,
Bu!

1. Pemulihan Lebih Cepat

Saat akan melahirkan, perjuangan calon ibu yang akan melahirkan normal
mungkin saja lebih berat dibandingkan mereka yang melahirkan melalui
jalan operasi. Namun, saat proses persalinan selesai, ibu yang
melahirkan normal akan menjalani proses pemulihan yang jauh lebih
cepat. Jangan heran jika minimal enam jam setelah melahirkan, ibu
sudah "dipaksa" dan memang bisa berjalan sendiri ke mana-mana. Menurut
cerita para perempuan yang melahirkan normal, proses pemulihan pasca
persalinan jauh lebih cepat.

2. Cepat Bebas Bergerak

Karena nggak menjalani operasi besar dan jahitan yang banyak seperti
yang dialami oleh ibu yang melahirkan melalui jalan operasi, perempuan
yang melahirkan normal lebih cepat bisa bergerak bebas. Sehari setelah
melahirkan, ibu yang melahirkan normal sudah bisa berjalan dan
bergerak bebas tanpa perlu merasakan sakit akibat jahitan dari operasi
yang belum kering. Keuntungannya adalah kamu jadi bisa lebih cepat
mengurusi bayimu sendiri dan menjalin bonding yang lebih kuat dengan
newborn baby.

3. Memiliki Ikatan Batin Lebih Kuat

Selama proses persalinan, ibu dan bayi di dalam kandungan sama-sama
berjuang. Karena itulah, perempuan yang melahirkan secara normal
memiliki ikatan batin yang lebih kuat dengan anaknya. Melalui tes MRI,
ditemukan fakta bahwa sensitivitas yang mengatur emosi dan motivasi di
daerah otak pada ibu yang melahirkan normal, angkanya ternyata lebih
tinggi. Sebab inilah yang membuat ibu yang melahirkan secara normal
jadi lebih responsif terhadap tangisan bayi.

4. Mudah IMD

Masih berkaitan dengan ikatan batin, bayi yang dilahirkan secara
normal lebih dan lebih tertarik untuk melakukan Inisiasi Menyusui Dini
atau IMD. Karena ikatan batin yang sudah terjalin dengan kuat antara
ibu baru dan bayinya, mereka jadi mudah bekerja sama melakukan
kegiatan menyusui untuk pertama kalinya. Seperti yang sudah diketahui,
kegiatan menyusui pertama kali bagi ibu dan bayi nggak semudah yang
terlihat dan membutuhkan kesabaran serta kerja sama dari kedua belah
pihak.

5. Bayi Lebih Sehat

Selain bermanfaat untuk ibu, persalinan normal juga memiliki banyak
sekali manfaat untuk bayi. Banyak penelitian yang menjelaskan mengenai
hal ini, salah satunya adalah bayi akan memiliki paru-paru yang lebih
kuat karena saat lahir melewati vagina, ada proses pengangkutan
oksigen ke jaringan-jaringan tubuh bayi. Itulah yang menyebabkan bayi
yang dilahirkan melalui proses normal memiliki risiko gangguan yang
lebih rendah. Ada juga yang bilang, bayi yang lahir secara normal akan
memiliki daya juang yang lebih tinggi karena sudah pernah berjuang
untuk lahir dari rahim ibunya.

Jumat, 30 Mei 2014

Obat Batuk yang ditarik akhir Juni

Jakarta Badan Pengawasan Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM)
berencana menarik 130 merek obat yang mengandung desktrometorfan
tunggal per akhir Juni 2014. Sebab, obat yang seharusnya bermanfaat
untuk menekan batuk, justru dimanfaatkan untuk menggeser posisi putaw
dan shabu di kalangan remaja.

Menurut Direktur Utama Pengawasan Napza Badan POM, Dra. Sri Utami
Ekaningtyas, Apt, MM, penarikan ini seharusnya sudah dilakukan sejak
tahun lalu. Hanya saja, hal itu terhambat karena obat-obat itu sudah
terlanjur dijual bebas di pasaran.

"Tapi, bila setelah 30 Juni 2014 masih ada yang memproduksi atau
bahkan menjual obat-obat ini, akan diberi sanksi sesuai dengan UU
Kesehatan," kata Sri Utami.

Di Swedia, kata Sri menambahkan, pada 2006 obat berjenis desktro telah
dikategorikan sebagai narkotika. Sedangkan di negara tetanga,
Singapura, obat jenis bisa didapatkan asalkan sesuai dengan resep
dokter.

Penggunaan putaw, shabu, dan ganja pada usia muda mengalami
pergeseran. Saat ini, justru penyalahgunaan zat berbahan
dekstrometorfan tunggal pada masyarakat usia muda mengalami
peningkatan, dan mencapai kondisi yang mengkhawatirkan serta cukup
memprihatinkan.

Fenomena penyalahgunaan dekstro tablet ini tengah menjadi tren pada
anak-anak 5 tahun terakhir ini. Sebenarnya, obat ini memiliki efek
pusing dan sering digunakan sebagai obat batuk. Saking kreatifnya,
obat ini justru digunakan untuk hal yang tidak-tidak," kata dia
menjelaskan.

Dalam dokumen yang yang didapatkan dari Direktur Pengawasan Nafza BPOM
RI, Robby Nuzly, disebutkan 130 daftar o
bat yang mengandung desktrometorfan tunggal yang akan ditarik dari pasaran;

Afidex, Kemasan: Botol Plastik 1000 Tablet, Pendaftar: Afifarma Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol 60 ML, Pendaftar: Afifarma Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol Plastik 1000 Tablet Salut Selaput,
Pendaftar: Armoxindo Farma Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Dus 10 BLS @ 10 Tablet Salut Selaput,
Pendaftar Armoxindo Farma Indonesia

Romilar, Kemasan: Dus 25 Catch Cover @ 1 Strip @ 6 Tablet Salut Gula,
Pendaftar: Bayer Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Dus Botol Plastik 100 ML, Pendaftar:
Berlico Mulia Farma Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol Plastik 60 ML, Pendaftar: Berlico
Mulia Farma, Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: POT Plastik 1000 Tablet, Pendaftar: Berlico
Mulia Farma, Indonesia

Dextromethorphan, Bentuk Kemasan: Dus 10 Strip @ 10 Tablet, Pendaftar:
Berlico Mulia Farma Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol 1000 Tablet Salut Selaput, Pendaftar:
Bernofarm Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol 100 ML, Pendaftar: Bernofarm Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol Plastik 60 ML, Pendatar: Bernofarm-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Dus, 10 Strip @ 10 Tablet Salut Selaput,
Pendaftar: Bernofarm-Indonesia

Komix DT, Kemasan: Dus, 10 Sachet @ 7 ML, Pendaftar: Bintang Toedjoe,
Jakarta – Indonesia

Komix DT, Kemasan: Dus, 30 Sachet @ 7 ML, Pendaftar: Bintang Toedjoe,
Jakarta – Indonesia

Komix DT, Kemasan: Hanger, 15 Sachet @ 7 ML, Pendaftar: Bintang
Toedjoe, Jakarta – Indonesia

Komix DT, Kemasan: Dus, 3 Tube Botol @ 7 ML, Pendaftar: Bintang
Toedjoe, Jakarta – Indonesia

Komix DT, Kemasan: Dus, 6 Tube Botol @ 7 ML, Pendaftar: Bintang
Toedjoe, Jakarta – Indonesia

Bisolvon Antitusif, Kemasan: Dus, Botol 125 ML, Pendaftar: Boehringer
Ingelheim-Indonesia

Bisolvon Antitusif, Dus, Botol 60 ML, Pendaftar: Boehringer Ingelheim-Indonesia

Dextrobat, Kemasan: Dus, Botol 60 ML, Pendaftar: Candra Nusantara Jaya-Indonesia

Dextrobat, Kemasan: Dus, Botol 100 ML, Pendaftar: Candra Nusantara
Jaya-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol 60 ML, Pendaftar: Cendo, Jakarta-Indonesia

Citosiv, Kemasan: Botol 100 ML, Pendaftar: Ciubros Farma-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol 60 ML, Pendaftar: Ciubros Farma-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Dus, 10 Strip @ 10 Tablet Salut Selaput,
Pendaftar: Ciubros Farma-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol 1000 Tablet Salut, Pendaftar: Ciubros
Farma –Indonesia

Starex, Kemasan: Botol 200 Tablet, Pendaftar: Combiphar-Indonesia

Starex, Kemasan: Dus, 10 Strip @ 10 Tablet Salut Selaput, Pendaftar:
Combiphar-Indonesia

Starex, Kemasan: Botol 60 ML, Pendaftar: Combiphar-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol 1000 Tablet Salut Selaput, Pendaftar:
Combiphar-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Dus, 10 Strip @ 10 Tablet Salut Selaput,
Pendaftar: Combiphar-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol Plastik 60 ML, Pendaftar: Combiphar Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol Plastik 1000 Tablet Salut Selaput,
Pendaftar: Coronet Crown-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol Plastik 60 ML, Pendaftar: Coronet
Crown-Indonesia

Calmerphan-L, Kemasan: Dus, Botol 90 ML, Pendaftar: Darya Varia
Laboratoria-Indonesia

Vicks Formula 44 DT, Kemasan: Dus, Botol Plastik 27 ML, Pendaftar:
Darya Varia Laboratoria-Indonesia

Vicks Formula 44 DT, Kemasan: Dus, Botol Plastik 30 ML, Pendaftar:
Darya Varia Laboratoria-Indonesia

Vicks Formula 44 DT, Kemasan: Dus, Botol Plastik 120 ML, Pendaftar:
Pendaftar: Darya Varia Laboratoria-Indonesia

Vicks Formula 44 DT, Kemasan: Dus, Botol Plastik 54 ML, Pendaftar:
Darya Varia Laboratoria-Indonesia

Vicks Formula 44 DT, Kemasan: Dus, Botol Plastik 60 ML, Pendaftar:
Darya Varia Laboratoria-Indonesia

Vicks Formula 44 DT, Kemasan: Dus, 12 Sachet @ 6,7 ML, Pendaftar:
Darya Varia Laboratoria-Indonesia

Vicks Formula 44 DT, Kemasan: Dus, 5 Sachet @ 6,7 ML, Pendaftar: Darya
Varia Laboratoria-Indonesia

Vicks Formula 44 DT, Kemasan: Dus, Botol Plastik 100 ML, Pendaftar:
Darya Varia Laboratoria-Indonesia

Dextrodef, Kemasan: Botol 60 ML, Pendaftar: Dasa Esa Farma-Indonesia

Detusif, Kemasan: Dus, Botol @ 100 ML, Pendaftar: Dexa Medica-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol 60 ML, Pendaftar: Dexa Medica-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Dus, 10 Strip @ 10 Tablet, Pendaftar: Dexa
Medica-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Dus, 10 Blister @ 10 Tablet Salut Selaput,
Pendaftar: Dexa Medica-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol 60 ML, Pendaftar: Erela-Indonesia

Erla Code, Kemasan: Botol 100 ML, Pendaftar: Erela-Indonesia

Erla Code, Kemasan: Botol 60 ML, Pendaftar: Erela-Indonesia

Erpha Methor, Kemasan: Dus, 10 Catch Cover @ 10 Tablet, Pendaftar:
Erlimpex-Indonesia

Erpha Methor, Kemasan: Dus, Botol 500 Tablet, Pendaftar: Erlimpex-Indonesia

Dextromethoprhan, Kemasan: Botol Plastik 60 ML, Pendaftar: Errita
Pharma-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol Plastik 1000 Tablet, Pendaftar:
Errita Pharma-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol Gelas 60 ML, Pendaftar: First
Medifarma-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol Plastik 1.000 Tablet Salut Selaput,
Pendaftar: First Medifarma-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Dus, 10 Strip @ 10 Tablet Salut Selaput,
Pendaftar: First Medifarma-Indonesia

Milaro, Kemasan: Dus, 10 Strip @ 10 Tablet Salut Selaput, Pendaftar:
Firsti Medifarma Indonesia

Milaro, Kemasan: Botol Plastik 1000 Tablet Salut Selaput, Pendaftar:
First Medifarma Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: 60 ML, Pendaftar: Gratis Husada Pharma-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Dus, 10 Strip @ 10 Tablet Salut Selaput,
Pendaftar: Gratis Husada Pharma-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol Plastik 1000 Tablet Salut Selaput,
Pendaftar: Gratia Husada Pharma-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol 60 ML, Pendaftar: Harsen-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Dus, Botol Cokelat 60 ML, Pendaftar:
Hexparm Jaya-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol 100 ML, Pendaftar: Holi Pharma-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol 100 ML, Pendaftar: Imfarmind Farmasi
Industri-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol 60 ML, Pendaftar: Indofarma-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol 1000 Tablet Salut Selaput, Pendaftar:
Indofarma-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Dus, 10 Blister @ 10 Tablet Salut Selaput,
Pendaftar: Indofarma-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol 100 ML, Pendaftar: Infar Arispharma-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol 60 ML, Pendaftar: Infar Arispharma-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Dus, 10 Strip @ 10 Tablet, Pendaftar:
Intijaya Meta Ratna Farma-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol Plastik 1000 Tablet Salut Selaput,
Pendaftar: Intijaya Meta Ratna Farma-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Dus, 10 Blister @ 10 Tablet Salut Selaput,
Pendaftar: Intijaya Meta Ratna Farma-Indonesia

Metadex, Kemasan: Botol 100 ML, Pendaftar: Intijaya Meta Ratna Farma-Indonesia

Metadex, Kemasan: Botol Plastik 1000 Tablet, Pendaftar: Intijaya Meta
Ratna Farma-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol Plastik 1000 Tablet Salut Selaput,
Pendaftar: Itrasal-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Kaleng 1000 Tablet Salut Gula, Pendaftar:
Kimia Farma, Bandung-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol Palstik 1000 Tablet, Pendaftar: Kimia
Farma, Bandung-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Dus, 10 Strip @ 10 Tablet, Pendaftar: Kimia
Farma, Bandung-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol @ 60 ML, Pendaftar: Kimia Farma,
Bandung-Indonesia

Siladex Antitussive, Kemasan: Dus, Botol Plastik 30 ML, Pendaftar:
Konimex Indonesia

Siladex Antitussive, Kemasan: Dus, Botol Plastik 60 ML, Pendaftar:
Konimex Indonesia

Camidex, Kemasan: Dus, Botol 100 ML, Pendaftar: Lucas Djaya Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol 60 ML, Pendaftar: Lucas Djaya, Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol Plastik 1000 Tablet, Pendaftar: Marin
Liza Farmasi-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Dus, 10 Strip @ 10 Tablet, Pendaftar: Marin
Liza Farmasi-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Kaleng A 1000 Tablet Salut Selaput,
Pendaftar Meprofarm-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Dus, 10 Strop @ 10 Tablet Salut Selaput,
Pendaftar: Mersifarma Tirmaku Mercusana-Indonesia

Xepafan, Kemasan: Botol 100, Pendaftar: Metiska Farma-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Dus, 1 Botol 60 ML, Pendaftar: Molex Ayus-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol 60 ML, Pendaftar: Mutifa Industri
Farmasi-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol Plastik 60 ML, Pendaftar: Novapharin-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol 1000 Tablet Salut Selaput, Pendaftar:
Novapharin-Indonesia

Dextronova, Kemasan: Botol Plastik 1000 Tablet, Pendaftar: Novapharin-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol Plastik 60 ML, Pendaftar: Nufarindo-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol Plastik 60 ML, Pendaftar: Pabrik
P.I.M Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol 60 ML, Pendaftar: Phapros-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Dus, 10 Strip @ 10 Tablet Salut Selaput,
Pendaftar: Phapros-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol 1000 Tablet Salut Selaput, Pendaftar:
Phapros-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol 60 ML, Pendaftar: Phyto Kemo Agung
Farma-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol @ 60 ML, Pendaftar: Rama Emerald
Multi Sukses-Indonesia

Dextromteorfan HBR, Kemasan: Dus, 10 Strip @ 10 Tablet, Pendaftar:
Saka Farma-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol Plastik 1000 Tablet, Pendaftar:
Sampharindo Perdana-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol Plastik 60 ML, Pendaftar: Sampharindo
Perdana-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol Coklat 60 ML, Pendaftar: Sanbe Farma-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol Coklat 100 ML, Pendaftar Sanbe Farma-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol 60 ML, Pendaftar: Sandai Farma-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol 100 ML, Pendaftar: Sandai Farma-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol 60 ML, Pendaftar: Sandoz Indonesia-Indonesia

Seletorfan, Kemasan: Dus, Botol Plastik 100 Tablet, Pendaftar:
Sejahtera Lestari Farma

Seletorfan, Kemasan: Botol 1000 Tablet, PEndaftar: Sejahtera Lestari Farma

Dextromethorphan, Kemasan: Botol 60 ML, Pendaftar: Tempo Scan Pacifik
Tbk-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol Plastik 1000 Tablet, Pendaftar:
Triman-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Dus, 10 Strip @ 10 Tablet, Pendaftar:
Triman-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol Plastik 60 ML, Pendaftar: Tropica Mas-Indonesia

Tropibat, Kemasan: Botol 60 ML, Pendaftar: Tropica Mas-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Dus, Botol 60 ML, Pendaftar: Yanthi Utama Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Dus, Botol Plastik @ 60 ML, Pendaftar:
Yarindo Farmatama-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Dus, 10 Strip @ 10 Tablet Salut Selaput,
Pendaftar: yarindo Farmatama-Indonesia

Dextromethorphan, Kemasan: Botol Plastik 1000

Tablet Salut Selaput, Pendaftar: yarindo Farmatama-Indonesia

Yekadex, Kemasan: Botol Plastik 1000 Tablet, Pendaftar: Yekatria Farma-Indonesia

Yekadex, Kemasan: Dus, 20 Catch Cover @ 4 Tablet, Pendaftar: Yekatria
Farma-Indonesia

Dexitab, Kemasan: Botol Kaca 400 Tablet, Pendaftar: Zenit
Parmaceutical – Indonesia

Dexitab, Kemasan: Dus, 10 Strip @ 10 Tablet, Pendaftar: Zenith
Parmaceutical – Indonesia

Zenidex, Kemasan: Botol 15 ML, Pendaftar: Zenith Parmaceutical-Indonesia

Zenidex, Kemasan: Botol 100 ML, Pendaftar: Zenith Parmaceutical-Indonesia

Zenidex, Kemasan: Botol 60 ML, Zenith Parmaceutical-Indonesia

Jumat, 16 Mei 2014

Pilh Iklan Berbayar Terbaik

Sebagai blogger tentunya kita berharap mendapat penghasilan dari blog kita, dengan memasang iklan-iklan seperti dibawah anda akan mendapatkan iklan terbaik, dengan pembayaran besar, gampang dan sangat kompetitif. sebagai blogger tentunya mengharapkan penghasilan melalui iklan yang dipasang di blognya. iklan dengan pembayaran sistem Pay Per Click dan lain-lain, pembayaran mulai dari 10 ribu, langsung transfer tanpa harus minta pembayaran.

DMau tau iklan dengan pembayaran terbaik? Klik iklan dibawah dan abda akan tau hasilnya. Blogger tentu brrharap mendapat penghasilan dari iklan di blognya. Saya sudah membuktikan walau sekedar sebagsi pengganti ongkos internetnya


>